Ramadan 2026

Ide Tempat Bukber Enak di Wonogiri, Ada Menu Ayam Panggang Hingga Pindang Kambing

Bagi Anda yang berada di Wonogiri, berikut rekomendasi tempat makan yang cocok dijadikan lokasi buka bersama:

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribun Jogja/Hamim Thohari
Ayam Panggang Khas Wonogiri Mbok Tiyem 

TRIBUNSOLO.COM - Bulan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk berbagi kebaikan sekaligus mempererat tali silaturahmi bersama keluarga.

Tak heran jika banyak orang memanfaatkan waktu berbuka puasa untuk berkumpul dan menikmati hidangan bersama orang-orang tercinta.

Buka bersama pun tidak harus selalu dilakukan di rumah.

 Sesekali, mengajak keluarga menikmati hidangan di luar bisa menjadi pilihan yang menyenangkan.

Bagi Anda yang berada di Wonogiri, berikut rekomendasi tempat makan yang cocok dijadikan lokasi buka bersama:

1. Rumah Makan Pak Glinding

Salah satu tempat makan yang bisa dijadikan tempat buka bersama adalah Rumah Makan Pak Glinding.

Warung makan ini sangat populer di Wonogiri.

Terlebih, warung makan ini juga menjajakan olahan ikan yang enak.

Menu andalannya yakni ikan nila dan gurame bakar.

Menu Nila Goreng
Menu Nila Goreng Asam Manis (Gmaps)

Soal rasa tak perlu diragukan lagi, terbukti Warung Pak Glinding selalu dipenuhi para pecinta kuliner.

Apalagi, lokasi warung ini berada di pinggir Waduk Gajah Mungkur.

Sehingga wisatawan bisa menikmati sajian ikan lezat sambil melihat indahnya pemandangan Waduk Gajah Mungkur.

Rumah Makan Pak Glinding dapat ditemukan di Jl. Raya Wonogiri - Pracimantoro, Km. 7, Jajar, Sendang, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

2. Sate Ayam Pak Kabul

Sate ayam menjadi salah satu kuliner yang cocok dijadikan menu buka puasa.

Jika sedang berada di Wonogiri, kuliner sate yang patut dicoba adalah Sate Ayam Pak Kabul Asli Ponorogo.

Sate Pak Kabul menyajikan menu sate ayam asli Ponorogo yang sangat nikmat.

Sate Ayam Pak Kabul Ponorogo di Wonogiri
Sate Ayam Pak Kabul Ponorogo di Wonogiri (Gmaps)

Yang menarik dari tempat ini adalah bumbu kacang sate dibuat dari kacang pilihan dan cara masaknya menggunakan sistem sangrai.

Jika Anda penasaran dengan cita rasanya bisa datang langsung ke Jl. Salak 3, Gerdu, Giripurwo, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

Tempat makan ini buka mulai 16.00 sampai 21.00 WIB.

3. Pindang Kambing Mbok Sinem

Tempat makan selanjutnya yakni Pindang Kambing Mbok Sinem.

Sesuai namanya, warung makan ini menyajikan kuliner khas Wonogiri.

Jika biasanya pindang dibuat dari ikan dan petis, di Wonogiri pindang terbuat dari daging kambing.

Pindang Kambing Mbok Sinem
Pindang Kambing Mbok Sinem (Gmaps)

Hal inilah yang membuat kuliner ini unik dan banyak dicari banyak orang.

Bagi yang belum tahu, pindang kambing merupakan makanan berbahan dasar tepung tapioka atau tepung gaplek dan kikil kambing yang dimasak bersamaan.

Warung makan ini berlokasi di Jl. Raya Ngadirojo, Sanggrahan, Ngadirojo Kidul, Kec. Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.

4. Ayam Panggang Mbok Tiyem

Jika Anda suka menu olahan ayam bisa datang ke Ayam Panggang Mbok Tiyem.

Warung makan terkenal legendaris, karena sudah ada sejak 1960-an dan masih eksis hingga sekarang.

Ayam Panggang Khas Wonogiri Mbok Tiyem
Ayam Panggang Khas Wonogiri Mbok Tiyem (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Meski pengelola warung silih berganti tiap generasi, namun kualitas rasanya tetap terjaga.

Ayam Panggang Mbok Tiyem berlokasi di Jl. Wonogiri-Ponorogo, Sambilor, Watangsono, Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.

5. Bakso Titoti

Sementara untuk pecinta bakso, bisa mencoba Bakso Titoti.

Makanan ini cukup digemari oleh para wisatawan.

KULINER LEGENDARIS WONOGIRI - Salah satu outlet Bakso Titoti di Ngadirojo, Wonogiri, 2016 lalu. Begini sejarah bakso Titoti yang sudah buka cabang di Jakarta dan banyak kota. (Tribun Jogja/Hamim Thohari)
KULINER LEGENDARIS WONOGIRI - Salah satu outlet Bakso Titoti di Ngadirojo, Wonogiri, 2016 lalu. Begini sejarah bakso Titoti yang sudah buka cabang di Jakarta dan banyak kota. (Tribun Jogja/Hamim Thohari) (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Warung bakso ini sudah berdiri sejak 1987, namun cita rasa baksonya tetap lezat dan terjaga hingga kini.

Berkat kelezatan bakso yang disajikan, kini Bakso Titoti sudah membuka cabang di sejumlah wilayah di Pulau Jawa.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved