SiMakmur
Meriahkan Panen Raya Jambu Air, Desa Pranan Sukoharjo Gelar Festival Jambu IV
Laporan Wartawan TribunSolo.con, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, akan kembali menggelar Festival Jambu ke-IV sebagai rangkaian peringatan panen raya jambu air.
Acara tahunan ini dijadwalkan berlangsung pada 5–7 September 2025 mendatang.
Kepala Desa Pranan, Sarjanto, mengatakan festival tersebut sudah menjadi agenda rutin desa sejak empat tahun terakhir.
Tujuannya tak lain untuk mengangkat potensi Desa Pranan sebagai sentra penghasil jambu air sekaligus menjaga stabilitas harga saat musim panen raya.
“Dulu, sebelum ada festival jambu, saat panen raya banyak hasil jambu yang tidak terserap pasar. Alhamdulillah, sejak ada festival, hasil panen bisa terserap lebih baik, bahkan pemasarannya sampai ke luar daerah,” jelas Sarjanto, Selasa (2/9/2025).
Festival Jambu kali ini akan diramaikan dengan berbagai lomba unik yang hanya ada di Desa Pranan.
Baca juga: Desa Pranan Sukoharjo Panen Raya Jambu Air, Hasil Capai 20 Ton Per Hari
Salah satu ikon yang selalu ditunggu warga adalah balapan Bronjong (menggendong keranjang berisi jambu) dengan bobot 20 kilogram, serta pawai Bronjong yang menampilkan kreativitas warga.
Tahun ini, panitia menambahkan lomba baru yaitu balapan mikul jambu dengan beban seberat 40 kilogram, yang masing-masing peserta harus memikul dua karung berisi jambu dengan berat 20 kilogram per sisi.
“Selain lomba tradisional, festival juga akan ditutup dengan malam hiburan khusus untuk warga Desa Pranan. Hiburan akan dipusatkan di lapangan desa dengan panggung rakyat yang diperkirakan dihadiri warga hingga radius 15 kilometer,” tambahnya.
Dengan adanya festival ini, masyarakat berharap Desa Pranan makin dikenal luas sebagai penghasil jambu air unggulan Sukoharjo, sekaligus menjadi destinasi wisata agrowisata baru di wilayah Solo Raya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sarjanto-jigong.jpg)