Panen Jambu Air Pranan
Desa Pranan Sukoharjo Panen Raya Jambu Air, Hasil Capai 20 Ton Per Hari
Warga Pranan Sukoharjo melakukan panen raya jambu air. Panen ini dari kebun milik warga dan Pemdes.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Warga Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo tengah sumringah.
Desa Pranan terletak 7,9 km dari Kota Solo.
Pasalnya, jambu air khas desa tersebut kembali memasuki musim panen raya.
Setelah panen perdana pada awal Agustus 2025 lalu, kini pada awal September giliran panen raya kedua yang kembali menghasilkan puluhan ton jambu segar.
Kepala Desa Pranan, Sarjanto, mengatakan hampir seluruh warga memiliki pohon jambu air di pekarangan rumah mereka.
“Rata-rata setiap rumah memiliki dua hingga tiga pohon jambu. Bahkan, Pemerintah Desa Pranan juga memiliki kebun jambu sendiri yang sudah lama ditanami,” ujarnya, Selasa (2/9/2025).
Baca juga: Panen Raya di Musim Kemarau, Petani Jambu Desa Pranan Sukoharjo Full Senyum
Menurut Sarjanto, sekali panen raya, seluruh Desa Pranan mampu menghasilkan hingga 20 ton jambu air per hari.
Hasil panen tersebut tidak hanya dipasarkan di wilayah Solo Raya, tetapi juga dikirim ke kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, bahkan sudah menembus pasar luar Jawa.
“Setiap tahun kami bisa panen raya empat sampai lima kali. Kalau sedang puncak panen, sehari bisa keluar sampai 20 ton,” jelasnya.
Selain menjadi komoditas unggulan, Desa Pranan juga dikenal sebagai salah satu sentra penghasil jambu air di Sukoharjo.
Harga jual jambu di tingkat petani pun cukup menguntungkan.
“Kalau di pohon, perkilonya sekitar Rp9.000 sampai Rp10.000. Alhamdulillah ini sudah panen kedua,” lanjut Sarjanto.
Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan wisata petik jambu di lahan desa seluas 10 hektare.
Tanah tersebut sudah ditanami pohon jambu sejak.
“Harapan kami, Desa Pranan tidak hanya dikenal sebagai desa penghasil jambu air, tetapi juga menjadi destinasi wisata agrowisata yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Panen-jambu-air-sukoharjo.jpg)