SiMakmur

Aman Hingga Akhir Tahun! Stok Beras di Sukoharjo Capai 3.500 Ton Siap Hadapi El Nino Ekstrem 2026

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, mendampingi Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Adik Sasongko saat peninjauan di gudang bulog. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Indonesia bersiap menghadapi ancaman fenomena alam El Nino ekstrem yang diprediksi mulai melanda pada Mei 2026.

Kondisi ini berpotensi memengaruhi produksi pertanian, khususnya komoditas pangan seperti beras.

Namun, ketersediaan stok di wilayah Sukoharjo dan Solo Raya dipastikan dalam kondisi aman.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Surakarta, Nanang Harianto, memastikan stok beras di gudang Bulog wilayah Sukoharjo saat ini mencapai sekitar 3.500 ton.

Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan cadangan pangan masyarakat, termasuk program bantuan pemerintah..

Baca juga: Memasuki Fenomena El Nino, Wabup Sukoharjo Pastikan Stok Beras di Bulog Kabupaten Terbilang Aman

Tak hanya itu, secara regional, stok beras di wilayah Solo Raya disebut sangat mencukupi bahkan melampaui kebutuhan hingga akhir tahun.

“Untuk El Nino sangat aman sekali. Dari target penyaluran bantuan pangan saja, sekali salur kurang lebih 17 ribu ton yang keluar,” jelas Nanang, Rabu (6/5/2026).

Ia mengungkapkan, total stok beras yang dikuasai Bulog di Solo Raya saat ini mencapai sekitar 80 ribu ton.

Ketersediaan tersebut dinilai sangat melimpah dan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan.

“Stok ini tersebar di seluruh gudang Bulog di Solo Raya, termasuk gudang swasta yang kami sewa. Saat ini gudang-gudang sudah penuh, bahkan kami berencana menambah sewa gudang lagi,” paparnya.

Lebih lanjut, Nanang menyebutkan realisasi penyerapan beras di wilayah Surakarta telah mencapai 62 persen atau sekitar 58 ribu ton dari target tahunan sebesar 93 ribu ton.

“Mayoritas stok yang ada saat ini merupakan hasil produksi tahun 2026, sehingga kualitasnya juga masih sangat baik,” pungkasnya.

Baca juga: Disdikbud Sukoharjo Sidak Hari Pertama SPMB Online SD 2026, Pastikan Berjalan Lancar dan Transparan

(*)