Aksi Solidaritas Ojol

Solidaritas, Belasan Driver Ojol Karanganyar Gelar Salat Gaib untuk Korban Insiden Rantis Brimob

Di Kabupaten Karanganyar, belasan driver ojol menggelar salat ghoib dan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban.

|
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Insiden tragis yang menimpa seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) malam, memicu aksi solidaritas dari komunitas ojol di berbagai daerah.

Di Kabupaten Karanganyar, belasan driver ojol menggelar salat ghoib dan doa bersama sebagai bentuk empati terhadap korban.

Aksi tersebut berlangsung pada Jumat (29/8/2025) siang di Masjid As Syifa, kompleks RSUD Kartini Karanganyar.

Para peserta mulai berdatangan ke lokasi sekitar pukul 13.15 WIB.

Setelah melakukan wudhu, mereka melaksanakan salat ghoib yang dimulai pukul 13.30 WIB.

Suasana berlangsung khusyuk hingga kegiatan selesai dan para peserta membubarkan diri dengan tertib.

Ketua Komunitas Gojek Lawu Karanganyar, Suhud, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama driver ojol.

"Ini aksi solidaritas kami, dan ikut serta prihatin terhadap rekan kami di Jakarta Affan Kurniawan yang terkena musibah di Jakarta, dengan hari ini kami menggelar Salat gaib dan doa bersama kepada Almarhum," kata Suhud, Jumat (29/8/2025).

SOLIDARITAS - Belasan ojol di Kabupaten Karanganyar mengikuti salat gaib dan doa bersama, di Masjid As Syifa, kompleks RSUD Kartini Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jum'at (29/8/2025). Aksi yang dilakukan di Masjid As Syifa itu merupakan bentuk solidaritas dari dribel ojol di Kabupaten Karanganyar.
SOLIDARITAS - Belasan ojol di Kabupaten Karanganyar mengikuti salat gaib dan doa bersama, di Masjid As Syifa, kompleks RSUD Kartini Karanganyar, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Jum'at (29/8/2025). Aksi yang dilakukan di Masjid As Syifa itu merupakan bentuk solidaritas dari dribel ojol di Kabupaten Karanganyar. (TribunSolo.com/ Mardon Widiyanto)

Ia menambahkan bahwa aksi tersebut merupakan reaksi spontan atas kejadian yang terjadi malam sebelumnya.

"Semoga almarhum diterima di sisinya dan meninggal dengan husnul khotimah dan dari keluarga almarhum mengharapkan kejadian yang kemarin diusut tuntas oleh pihak berwajib dan ditindak seadil-adilnya," ujar Suhud.

Baca juga: Sejumlah Peserta Aksi Solidaritas Ojol Kena Lontaran Peluru Gas Air Mata, Kapolresta Solo Minta Maaf

Seperti diberitakan, ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Solo menggelar aksi solidaritas atas meninggalnya rekan mereka, Affan Kurniawan, yang tewas setelah dilindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) di Jakarta.

Aksi dimulai pukul 13.00 WIB, saat para driver ojol berkumpul di Plaza Stadion Manahan Solo.

Affan Kurniawan adalah seorang pengemudi ojek online (ojol) berusia 21 tahun yang meninggal dunia pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Saat itu, Affan sedang mengantar pesanan makanan dan tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berlangsung di sekitar Gedung DPR RI.

Ketika kericuhan terjadi dan aparat mulai membubarkan massa, sebuah kendaraan barracuda melaju cepat di tengah kerumunan dan menabrak dua pengemudi ojol, Affan dan Moh Umar Amarudin.

Affan tewas di tempat, sementara Umar mengalami luka serius.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved