Dualisme PPP di Muktamar X

Dualisme Kepemimpinan PPP Pasca Muktamar X, DPC Karanganyar Tegaskan Dukungan ke Mardiono

Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki, mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan dukungan terhadap calon ketua di Muktamar X PPP.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
Istimewa
DUALISME PPP - Plt Ketua Umum PPP Mardiono bersama jajaran pengurus PPP di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, sejak Sabtu (27/9/2025), memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, sejak Sabtu (27/9/2025), memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai.

Ketegangan ini turut dirasakan di wilayah Soloraya, termasuk dalam pemilihan Ketua DPP PPP.

Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki, mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan dukungan terhadap calon ketua di Muktamar X PPP.

"Di Soloraya juga terjadi perbedaan dalam dukungan ketua di Muktamar X PPP," ujar Agus, Senin (29/9/2025).

DUKUNG MARDIONO - Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki, saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan dukungan terhadap calon ketua di Muktamar X PPP. Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, sejak Sabtu (27/9/2025), memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai.
DUKUNG MARDIONO - Ketua DPC PPP Karanganyar, Agus Basuki, saat ditemui beberapa waktu lalu. Ia mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan dukungan terhadap calon ketua di Muktamar X PPP. Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, sejak Sabtu (27/9/2025), memunculkan dualisme kepemimpinan di tubuh partai. (TribunSolo.com / Dok PPP Karanganyar)

Menurut Agus, DPC PPP Karanganyar secara tegas mendukung petahana Ketua DPP PPP, Mardiono, untuk kembali memimpin partai.

Dukungan serupa juga datang dari DPC PPP di wilayah Sukoharjo, Sragen, dan Boyolali.

"Karanganyar, Sukoharjo, Sragen dan Boyolali dukung Bapak Mardiono meneruskan kepemimpinan PPP, sisannya dukung kubu sebelah," jelas Agus.

Agus menyebut alasan utama dukungan terhadap Mardiono adalah komitmen terhadap keberlanjutan dan kesesuaian dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP.

Ia menekankan bahwa Mardiono merupakan kader internal PPP yang telah memenuhi syarat, termasuk pernah menjabat sebagai pengurus di tingkat DPW.

"Kami mengklaim Muktamar kemarin tidak kompetitif, selain itu kami mendukung Mardiono karena sesuai dengan sesuai AD/RT PPP," tegas Agus.

Agus juga menyoroti sosok pesaing Mardiono, Agus Suparmanto, yang menurutnya tidak memenuhi syarat AD/ART PPP.

"Agus Suparmanto tidak memenuhi syarat AD/RT karena belum pernah menjadi pengurus DPW bahkan tidak memiliki KTA PPP," pungkasnya.

Mardiono diketahui pernah menjabat sebagai Ketua DPW PPP Provinsi Banten, serta Wakil Ketua Umum PPP di bawah kepemimpinan Muhammad Romahurmuziy.

Pada Desember 2020, dalam Muktamar IX PPP di Makassar, Mardiono sempat mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon ketua umum.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved