Warga Boyolali Tersengat Tawon
Diserang Tawon Vespa, Empat Warga Boyolali Dilarikan ke Rumah Sakit
Empat warga Boyolali dilarikan ke rumah sakit setelah disengat tawon vespa. Saranganya sudah dilakukan evakuasi.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Empat warga Gatak Dampit, Boyolali, dilarikan ke RS setelah tersengat tawon endas (Vespa affinis) saat beraktivitas di kebun dekat sarang tawon.
- Tim Rescue Damkar Boyolali mengevakuasi sarang berukuran jumbo sekitar dua kali ukuran helm di atap rumah warga.
- Evakuasi berlangsung sulit karena posisi sarang di gunungan atap dan kayu yang rapuh, sehingga petugas terpaksa membakarnya demi keamanan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Empat warga di Dukuh Gatak Dampit, Desa Randusari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersengat tawon berjenis Vespa affinis atau yang biasa disebut tawon endas.
Peristiwa tersebut bermula saat keempat korban tengah beraktivitas di kebun yang berada di belakang rumah warga.
Tanpa diduga, mereka diserang sekawanan tawon yang bersarang di atap rumah milik Indro Suparno.
Meski tidak ada aktivitas langsung antara korban dan sarang tawon, jarak kebun yang cukup dekat membuat serangan tak terhindarkan.
“Lokasi kebunnya dekat dengan sarang. Siang harinya sarang itu kelihatan jelas, lalu setelah ada korban tersengat, warga langsung melapor,” kata Anggota Tim Rescue Damkar Boyolali, Setiabudi Oktafian.
Beruntung, keempat korban dapat segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Damkar Evakuasi
Mendapat laporan adanya korban sengatan, Tim Rescue Damkar Satpol PP Kabupaten Boyolali langsung diterjunkan untuk mengevakuasi sarang tawon berukuran jumbo tersebut, Kamis (27/11/2025) dini hari.
Ia mengungkapkan bahwa sarang tawon yang dievakuasi berukuran sangat besar, diperkirakan sekitar dua kali ukuran helm orang dewasa.
“Evakuasi dilakukan di atap rumah milik Pak Indro Suparno. Ukuran sarangnya cukup besar, sekitar dua kali helm,” kata Oktafian.
Baca juga: Waspada Tawon Vespa! Pria di Klaten Tersengat hingga Tekanan Darah dan Laju Napas di Atas Normal
Proses evakuasi berlangsung menantang karena posisi sarang berada di bagian gunungan atap, tepat di bawah genteng.
Selain itu, kondisi kayu atap rumah yang sudah rapuh membuat petugas harus ekstra hati-hati.
“Posisinya susah dan sulit dijangkau. Terpaksa harus menggunakan alat bantu, kemudian sarangnya dibakar. Sebenarnya eman karena ukurannya besar, tapi demi keamanan harus dilakukan,” jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/evakuasi-damkar-boyolali.jpg)