Pencurian Kabel Pompa di Canden Boyolali

Teror Pencurian Kabel Pompa di Canden Boyolali, Air Irigasi Sawah Mendadak Macet

Petani di Desa Canden, Kecamatan Sambi, dibuat pusing tujuh keliling akibat masalah pompa irigasi di sawah mereka.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
KABEL POMPA RAIB - Suasana sawah di Desa Canden, Kecamatan Sambi, Jumat (28/11/2025). Satu per satu mesin pompa irigasi mendadak mati lantaran kabel untuk mengalirkan daya telah raib. 
Ringkasan Berita:
  • Petani Desa Canden, Sambi, Boyolali resah karena kabel pompa irigasi di sawah dicuri
  • Kabel yang hilang hanya 2–5 meter, dari meteran ke bibir sumur, membuat pompa tak berfungsi
  • Meski pendek, kabel bernilai tinggi karena serabut tembaga tebal; banyak petani jadi korban

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Petani di Desa Canden, Kecamatan Sambi, dibuat pusing tujuh keliling akibat masalah pompa irigasi di sawah mereka.

Satu per satu mesin pompa mendadak mati.

Setelah diperiksa, ternyata kabel yang mengalirkan daya hilang dicuri orang.

“Yang dicuri itu paling panjangnya cuma 2–5 meter saja, dari meteran sampai ke bibir sumurnya,” kata Darojat, salah satu petani yang belum lama ini menjadi korban pencurian kabel, saat ditemui Jumat (28/11/2025).

Suasana sawah di Desa Canden, Kecamatan Sambi, Jumat (28/11/2025)
KABEL POMPA RAIB - Suasana sawah di Desa Canden, Kecamatan Sambi, Jumat (28/11/2025). Satu per satu mesin pompa irigasi mendadak mati lantaran kabel untuk mengalirkan daya telah raib.

Darojat mengaku awalnya tidak menyadari kabel pompa airnya telah raib.

Sebelumnya, pompa masih berfungsi normal.

Namun, sehari setelah tidak digunakan, mesin pompa tak mau menyala.

“Saya cek ternyata kabelnya sudah tidak ada,” ujar Darojat.

Baca juga: Pencurian Kabel PJU Rest Area Tol Boyolali, Pelaku Beraksi 3 Kali, Alasan Demi Kebutuhan Keluarga

Dialami Banyak Petani

Kasus serupa ternyata dialami banyak petani lain di wilayah tersebut.

“Ini ternyata banyak. Di sawah-sawah yang ada sumurnya kena (jadi korban) semua,” tambah Mahmudi, petani lain.

Menurut Mahmudi, meski kabel yang dicuri tidak terlalu panjang, nilainya cukup tinggi karena terbuat dari serabut tembaga yang tebal.

“Yang ambil itu cuma dari meteran sampai bibir sumurnya saja, tidak sampai ke dalam mesin,” kata Mahmudi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved