Viral Parkir Mahal Masjid Zayed Solo

Dishub Sebut Postingan Viral Soal Parkir Ngepruk Masjid Zayed Hoaks, Sudah Datangi Juru Parkir

Dishub sudah mengkonfirmasi soal postingan viral parkir ngepruk di Masjid Zayed ke Juru Parkir. Ternyata itu hoaks.

Tayang:
Tribunsolo.com/Anang Ma'ruf
ILUSTRASI. Jemaah saat Salat Idul Adha di Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Kamis (29/6/2023). Kawasan Masjid Zayed diterpa isu hoaks parkir ngepruk. 

Ringkasan Berita:
  • Dishub Solo memastikan postingan viral tentang parkir ngepruk hingga Rp400 ribu untuk bus adalah hoaks setelah pengecekan lokasi yang ternyata hanya muat tiga mobil dan tidak bisa untuk bus.
  • Postingan telah dihapus, namun tangkapan layarnya terlanjur tersebar luas dan dinilai merugikan pemerintah kota.
  • Menghadapi libur Nataru, Dishub menyiapkan posko penindakan juru parkir liar dan meminta warga melapor dengan bukti agar pelanggaran bisa ditindak tegas.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah postingan viral tentang parkir ngepruk membuat ramai media sosial kota Solo. 

Terkait postingan ini, Dishub Solo langsung melakukan penelusuran. 

Dalam postingan yang ada, disebutkan ada parkir ngepruk pada bus yakni Rp400 ribu. 

Setelah dicek, disebutkan bahwa lokasi dalam postingan tersebut tidak memungkinkan dipakai untuk parkir bus. 

Tempat itu sangat sempit dan hanya muat sekitar tiga mobil.

Ini dibenarkan Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Haryono Nugroho

Berdasarkan penelusuran mereka, dinyatakan bahwa postingan yang viral itu hoaks. 

Baca juga: Lagi Parkir, Ambulans PKS Boyolali Ditabrak hingga Rusak Parah, Pelaku Masih Misterius

"Kami cek lokasi itu hanya bisa dipakai parkir tiga mobil. Dan tidak bisa dipakai parkir bus," jelas Haryono, Kamis (11/12/2025).

Dalam pantauan TribunSolo.com, saat ini postingan tersebut telah dihapus oleh admin.

Namun, tangkapan layar postingan ini sudah tersebar di berbagai platform.

"Laporannya itu ternyata muncul di berbagai medsos bahkan sampai Cegatan Jogja dan sebagainya. Tentu laporan palsu seperti ini merugikan pemerintah kota," terang Haryono.

Selama libur Natal dan Tahun Baru, juru parkir liar memang kerap meresahkan pengunjung.

Pihaknya akan mendirikan posko untuk menindak tiap pelanggaran yang terjadi.

"Kami tidak anti kritik, masyarakat bisa melaporkan atau memviralkan pelanggaran parkir. Yang penting ada buktinya, ada pelanggarannya pasti akan kami tindak. Toh pelanggaran yang sudah-sudah kan langsung kami tindak lanjuti dengan sanksi tegas," jelasnya.

VIRAL. Postingan soal tarif ngepruk di Masjid Raya Sheikh Zayed pada Kamis (11/12/2025). Ternyata postingan ini hoaks.
VIRAL. Postingan soal tarif ngepruk di Masjid Raya Sheikh Zayed pada Kamis (11/12/2025). Ternyata postingan ini hoaks. (TribunSolo.com/Istimewa)

Sudah Turun Lapangan

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved