Nataru 2026
Pergantian Tahun Baru 2026 di Sukoharjo Tanpa Pesta Kembang Api, Mal dan Hotel Patuh
Sukoharjo memastikan tak merayakan tahun baru dengan kembang api, ini sebagai bentuk empati untuk korban bencana di Sumatra.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Pergantian Tahun Baru 2025/2026 di Kabupaten Sukoharjo dirayakan secara sederhana tanpa pesta kembang api, sebagai bentuk kepatuhan terhadap imbauan aparat dan empati bagi korban bencana di Sumatra.
- The Park Mall Solo Baru memastikan tidak menggelar kembang api.
- Kebijakan tanpa kembang api juga diterapkan hotel-hotel di Sukoharjo sesuai arahan pemerintah daerah demi menjaga situasi tetap kondusif.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Suasana pergantian Tahun Baru 2025/2026 di Kabupaten Sukoharjo dipastikan berlangsung secara sederhana.
Tidak adanya pesta kembang api menjadi penanda utama perayaan akhir tahun kali ini, sebagai bentuk kepatuhan terhadap imbauan aparat keamanan sekaligus wujud empati terhadap para korban bencana di Sumatra.
Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo secara tegas tidak mengizinkan adanya pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Baca juga: UMK Sukoharjo 2026 Naik 5,96 Persen, Serikat Pekerja : Masih Jauh dari Harapan Buruh
Kebijakan serupa juga dipastikan berlaku di pusat perbelanjaan The Park Mall Solo Baru.
Bahkan, ini menjadi kali pertama The Park Mall Solo Baru tidak menggelar pesta kembang api sejak masa pandemi Covid-19 berakhir.
Tetap Ada Perayaan Tahun Baru
Public Relations and Tenant Relations The Park Mall Solo Baru, Christina Tri Mawarti, mengatakan pihak manajemen telah memutuskan tidak mengadakan pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2025/2026.
“Iya, pergantian tahun nanti tidak ada kembang api. Tetapi kami tetap mengadakan perayaan tahun baru, hanya tampilan acaranya lebih sederhana, seperti kegiatan donasi dan doa bersama untuk korban bencana di Sumatra,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).
Christina menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya The Park Mall Solo Baru hampir selalu menggelar pesta kembang api sebagai bagian dari perayaan tahun baru.
Pengecualian hanya terjadi saat pandemi Covid-19, ketika seluruh aktivitas hiburan dibatasi.
“Setiap tahun kami memang selalu ada pesta kembang api, kecuali saat Covid dulu karena memang tidak diperbolehkan. Setelah itu, di tahun 2022 sudah mulai berjalan lagi. Sempat vakum sekitar dua tahun,” terangnya.
Ia menegaskan, keputusan untuk meniadakan pesta kembang api kali ini bukan karena adanya tekanan atau imbauan khusus dari pemerintah daerah, melainkan murni sebagai bentuk empati manajemen terhadap para korban bencana alam di Sumatra.
“Ini murni rasa empati kami kepada para korban bencana,” tandasnya.
Sementara itu, kebijakan serupa juga diterapkan oleh sektor perhotelan di Kabupaten Sukoharjo.
Humas Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sukoharjo, Nonik Ratna Dewi, menyampaikan bahwa hotel-hotel di wilayah Sukoharjo tidak diperkenankan menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
“Dari pemerintah daerah memang tidak diperkenankan adanya kembang api. Sehingga kami tetap mengikuti arahan dari pemerintah agar situasi tetap kondusif,” singkatnya. (*)
| Hari Terakhir Libur Tahun Baru, Wisatawan Tawangmangu Karanganyar Turun |
|
|---|
| Bukan Tahun Baru, 3 Hari Usai Natal Jadi Hari Tersibuk di Exit Tol Klodran Colomadu Karanganyar |
|
|---|
| Libur Tahun Baru 2026 di Karanganyar: Ribuan Kendaraan Tercatat Melintas Exit Tol Klodran |
|
|---|
| Berkah Nataru 2026, Ekonomi Solo Raya Menggeliat dari Villa hingga Petani Ikan |
|
|---|
| Hari Pertama 2026 di Jalur Wisata Tawangmangu Karanganyar: Dari Peluit Polisi hingga Bau Kampas Rem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Seorang-warga-mengabadikan-momen-pesta-kembang-api-perayaan-Imlek-di-Balai-Kota-Solo.jpg)