Breaking News

Angin Ribut di Boyolali

Hujan Angin Terjang Kebun Raya Indrokilo Boyolali, 18 Pohon Besar Tumbang

Kawasan kebun raya Indrokilo Boyolali diterjang angin ribut. Diketahui 18 pohon besar tumbang.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
TUMBANG. Kondisi Kebun Raya Indrokilo Boyolali pada Rabu (21/1/2026). Pohon tersebut tumbang setelah diterjang angin. 

Ringkasan Berita:
  • Hujan angin melanda Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, Rabu (21/1/2026), menyebabkan 18 pohon besar tumbang. Rinciannya, 12 pohon roboh di dalam kawasan kebun raya dan 6 pohon di akses masuk.
  • Kepala DLH Boyolali Suraji menyebut pohon yang tumbang didominasi sengon, mindi, dan trembesi. 
  • Tidak ada korban karena kejadian berlangsung saat kebun raya tutup. Pembersihan masih dilakukan, namun kebun tetap dibuka dengan akses gapura satu sisi dan akhir pekan ditargetkan normal.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Puluhan pohon besar di kawasan Kebun Raya Indrokilo, Boyolali, tumbang saat hujan angin, Selasa (20/1/2026).

Sedikitnya 18 pohon berukuran besar tercatat tumbang, mulai dari area gapura pintu masuk hingga ke bagian dalam kebun raya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Boyolali, Suraji, merinci, dari jumlah tersebut terdapat 12 pohon yang roboh di dalam kawasan kebun raya dan enam pohon di sepanjang akses masuk.

“Sebagian besar pohon sengon. Untuk yang di dalam, ada dua pohon mindi, selebihnya sengon. Sedangkan yang di luar semuanya pohon trembesi,” jelas Suraji, Rabu (21/1/2026).

Ia memastikan pohon-pohon yang tumbang bukan merupakan tanaman koleksi Kebun Raya Indrokilo.

Seluruhnya merupakan pohon lama yang berfungsi sebagai peneduh.

Suraji menyebut, pohon-pohon yang ambruk rencananya akan diganti dengan tanaman koleksi.

Kebun raya indrokilo
TUMBANG. Kondisi Kebun Raya Indrokilo Boyolali pada Rabu (21/1/2026). Pohon tersebut tumbang setelah diterjang angin.

Kondisi Pohon Sudah Lapuk

Selain karena diterjang angin kencang, kondisi pohon yang sudah lapuk serta akar yang tidak berkembang maksimal turut menjadi penyebab robohnya pohon.

“Di bawahnya itu padas, tanahnya merah. Indrokilo satu-satunya di selatan jalan yang tanahnya merah. Kalau hujan itu ngecembeng atau menggenang karena bawahnya padas,” terangnya.

Beruntung, tidak ada pengunjung yang terdampak dalam peristiwa tersebut.

Pasalnya, saat angin kencang terjadi, Kebun Raya Indrokilo sudah memasuki jam tutup.

Saat ini, petugas masih melakukan pembersihan pohon-pohon tumbang di dalam kawasan kebun raya.

Baca juga: Asal-usul Kebun Raya Indrokilo di Kemiri Boyolali, Tak Jauh di Sana Dipercaya Ada Pertapaan Janaka

Beberapa titik terdampak antara lain di depan labirin sebanyak dua pohon, di samping musala empat pohon, di selatan Niagara dua pohon, di belakang Pasingsingan tiga pohon, serta di belakang garasi satu pohon.

“Masih sebagian yang belum dipotong, terutama yang di dalam. Kalau yang depan sudah dipotong dan bawahnya dikarantina, dipindah ke tempat lain dulu. Nantinya diganti tanaman yang akarnya relatif lebih kuat. Kalau bisa dikembalikan lagi, tapi harus dijaga kerapihannya,” imbuhnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved