Wabup Klaten Meninggal Dunia

Cerita Mendiang Wabup Benny, Janji Umroh Bila Sembuh dari Sakit

Orangtua mendiang Wabup Benny ungkap anaknya janji Umroh bila sembuh dari sakit.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
TAK PERNAH SAKIT - Ayah Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, Hariyanto (menggunakan peci di tengah) saat menggendong sang cucu dalam prosesi pemakaman Benny Indra Ardhianto, di Klaten, Jawa Tengah, Minggu (9/2/2026). Menurutnya, perawatan di rumah sakit Kariadi Semarang yang dijalani Benny menjadi pengalaman opname pertama sepanjang hidup sang anak. 

Ringkasan Berita:
  • Mendiang Wabup Benny janji tunaikan umroh jika sembuh dari sakit
  • Sempat minta restu orangtua agar amanah sebagai Wabup
  • Meninggal dunia saat baru satu tahun menjadi Wabup Klaten.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Orang tua Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto, mengungkapkan janji sang anak untuk menunaikan ibadah Umrah dan pesan sebagai pemimpin Kabupaten Klaten

Hal ini dipaparkan sang ayah, Hariyanto.

"Nek (kalau) janji sama mamanya," ujar Hariyanto ditemui wartawan usai pemakaman. 

Janji tersebut, diucapkan melalui pesan suara atau voice note di telepon saat almarhum menjalani perawatan di rumah sakit. 

Baca juga: Cerita Masa Kecil Almarhum Wabup Klaten Benny, Tak Nakal dan Penurut

"Voice note, itu yaitu kalau nanti sudah sembuh mau umrah bersama-sama keluarga gitu," ujarnya. 

Selain janji kepada keluarga, almarhum Wabup Benny juga masih memiliki cita-cita sebagai wakil pemimpin Kabupaten Klaten

"Ya, cita-citanya itu kalau besok itu jadi (Wakil Bupati) ya harus bisa menyukseskan, merealisasikan visi-misinya," jelasnya. 

Visi-misi tersebut, tertuang dalam 10 program prioritas. 

"Dia berpikirnya ya itu karena sudah janji waktu kampanye, ya harus di realisasikan selama 5 tahun gitu," ucap Hariyanto. 

Namun belum genap setahun menjabat, kenyataan berkata lain. 

Baca juga: Fakta Mengejutkan! Tak Pernah Sakit Seumur Hidup, Wabup Klaten Benny Opname Pertama Lalu Meninggal

"Baru 1 tahun tanggal 20, kan pelantikan Februari. Ini Allah sudah menghendaki lain," ujarnya. 

"Ya kita sebagai orang tua, bagaimana juga ya harus sering ikhlas," tambahnya. 

Menurut Hariyanto, bila meninggalnya almarhum Benny sudah merupakan takdir. 

"Karena sudah takdir, siapapun tidak bisa melawan takdir. Cuman berdoa ya, semoga anak saya meninggal dalam keadaan husnul khotimah," pungkasnya. 

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved