Fakta Menarik Tentang Boyolali

Asal-usul Umbul Langse di Boyolali : Sempat Kering Kerontang Sebelum Dilakukan Ritual

Lokasi Umbul Langse ini berjarak 26 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 45 menit kendaraan bermotor.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Tri Widodo
UMBUL DI BOYOLALI - Suasana Umbul Langse yang ada di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Beginilah asal-usul Umbul Langse. 

Ringkasan Berita:
  • Umbul Langse di Desa Nepen, Boyolali, sempat kering sejak 1998, membuat warga kesulitan untuk minum, mandi, memasak, dan mengairi sawah, hingga beberapa warga membuat sumur sebagai pengganti.
  • Berkat inisiatif Sugiman dan ritual dengan 17 macam ubo rampe, air mulai muncul kembali pada 2006, semakin deras setelah gempa, disertai merti umbul dan pertunjukan wayang.
  • Umbul Langse kini mengalir sepanjang tahun, dimanfaatkan untuk irigasi, kebutuhan rumah tangga, dan rekreasi.

 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Umbul Langse, terletak di Desa Nepen, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, adalah salah satu sumber mata air jernih yang sangat vital bagi warga sekitar.

Namun, perjalanan umbul ini penuh cerita unik mengenai kematian dan kebangkitannya.

Lokasi Umbul Langse ini berjarak 26 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 45 menit kendaraan bermotor.

Baca juga: Asal-usul Umbul Kroman di Klaten : Ada Mitos Wanita Haid Dilarang Renang di Sini, Bisa Undang Ular

Sejarah Umbul Langse: Dari Kering Hingga Krisis Air

Pada tahun 1998, Umbul Langse mendadak kering dan tak mengeluarkan air selama bertahun-tahun.

Warga mengalami kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, mandi, dan mengairi sawah.

Sawah-sawah yang biasanya bisa ditanami 2–3 kali setahun, hanya bisa ditanami sekali.

Sebagian warga pun membuat sumur untuk menggantikan fungsi umbul.

Kondisi ini menimbulkan keresahan, tetapi tak banyak warga yang peduli secara aktif terhadap keberlanjutan sumber mata air.

Sugiman, tokoh masyarakat setempat, yang berinisiatif mencari cara agar umbul kembali mengeluarkan air.

Baca juga: Asal-usul Desa Tangkil di Kemalang Klaten : Dulu Tempat Tinggal Para Buruh Tani di Zaman Penjajahan

Ritual dan Pemulihan Mata Air

Berdasarkan petunjuk seorang paranormal, Umbul Langse “digadeke” (dihilangkan atau tidak mengalir) selama tujuh tahun.

Untuk mempercepat keluarnya air, Sugiman dan teman-temannya harus menyiapkan 17 macam ubo rampe, termasuk pisang emas utuh, bambu petok, dan sesaji tradisional.

Setelah semua syarat dipenuhi, dilakukan ritual doa dan salat gaib selama beberapa pekan, diikuti dengan merti umbul, termasuk pertunjukan wayang.

Pada 2006, rembesan air mulai muncul, dan debit air semakin deras, terutama pasca-gempa 2006.

Lokasi dan Fasilitas Umbul Langse

Umbul Langse berada di Dukuh Lebak, Dusun Nepen, Kecamatan Teras, Boyolali, dan mudah dijangkau dari jalan raya. Fasilitas meliputi:

  • Kolam utama untuk pemandian
  • Masjid di sisi kolam
  • Pedagang kaki lima yang menjajakan makanan dan minuman
  • Tiket masuk gratis, hanya dikenakan biaya parkir: Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Manfaat Umbul Langse

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved