Hujan Deras di Karanganyar
Tak Kuat Tahan Guyuran Hujan Deras Setengah Jam, 2 Talud di Desa Doplang Karanganyar Ambrol
Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Doplang, Karangpandan, Karanganyar memicu longsor di dua titik permukiman warga.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Hujan deras pukul 14.00–15.30 WIB memicu longsor di dua titik Desa Doplang, Karangpandan, Minggu (22/2/2026).
- Talud 15 meter milik Sularno ambrol mengenai rumah, kerugian ditaksir Rp 10–15 juta.
- Talud teras milik Sugiyono juga longsor karena tak kuat menahan debit air. Tidak ada korban jiwa dan warga tidak mengungsi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Minggu (22/2/2026) sore, memicu longsor di dua titik permukiman warga.
Intensitas hujan yang berlangsung sekitar satu setengah jam, membuat struktur talud tak mampu menahan debit air.
"Saat itu sedang hujan deras mulai pukul 14.00 WIB sampai sore pukul 15.30 WIB, hingga terjadi longsor di dua titik," kata Sekretaris Desa Doplang, Ade Irawan, Senin (23/2/2026).
Longsor pertama terjadi pada talud milik Sularno (46), warga Dusun Sintru Kulon, RT 01, RW 03, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Struktur penahan tanah sepanjang kurang lebih 15 meter dengan tinggi sekitar 3,5 meter itu ambrol dan menimpa bagian rumah di bawahnya.
Baca juga: 6 Desa di 3 Kecamatan di Sukoharjo Terendam Banjir Akibat Luapan Kali Samin, Ketinggian Air 30-60 cm
Material tanah dan batu runtuh begitu saja setelah terus-menerus diguyur hujan deras.
Kerugian Capai Puluhan Juta
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp 10 hingga Rp 15 juta.
"Untuk korban jiwa nihil, namun kerugian berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta," ucap dia.
Tak hanya di satu lokasi, longsor juga terjadi di titik lain yang masih berada di wilayah Desa Doplang.
Talud teras rumah milik Sugiyono Karyo Slamet (48) warga Dusub Saptomulyo RY 02, RW 11, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar dilaporkan ikut ambrol.
Baca juga: Garasi di Colomadu Karanganyar Jadi Lautan Arang, 2 Motor dan 1 Sepeda Onthel Hangus, Rugi Rp30 Juta
Talut itu longsor sekira pukul 16.00 WIB, dengan luasan panjang 4 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 4 meter.
Diduga, struktur tersebut tidak mampu menahan tekanan air yang meningkat selama hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Beruntung, kedua peristiwa itu tidak sampai memaksa warga mengungsi.
Namun demikian, kejadian ini menjadi peringatan bagi warga yang tinggal di daerah dengan kontur tanah labil agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi.
"Meskipun terjadi longsor, tidak ada korban jiwa, dan penghuni rumah yang terdampak longsor tidak mengungsi," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/TALUD-LONGSOR-talud-di-Desa-Doplang-Kecamatan-Karangpandan-Kabupaten-Karanganyar-yang-longsor.jpg)