Ayla Tabrak Warung Hik di Colomadu

2 Orang Tersiram Minyak Goreng Panas Imbas Ayla Tabrak Warung Hik di Colomadu Karanganyar

Minyak goreng itu bisa terciprat dan mengenai dua orang setelah sebuah mobil Daihatsu Ayla menabrak gerobak hik tersebut.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
TABRAK WARUNG HIK - Kondisi warung hik Mbok Rembeng yang ditabrak mobil Daihatsu Alya bernomor polisi D 1547 ABP di Jalan Adi Sucipto, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Rabu (25/2/2026). Akibat kejadian itu, dua orang harus dilarikan ke rumah sakit setelah tersiram minyak goreng panas di hik tersebut. 

Sapu lidi bersandar di dinding, panci dan wajan terguncang dari tempatnya, sementara bangku panjang bergeser tak beraturan.

Di balik tirai kain yang kusam, aroma sisa gorengan bercampur bau oli dan logam.

Baca juga: Identitas Sopir Kasus Tabrak Lari di Jalan Karanganyar–Matesih: Warga Polokarto Sukoharjo

Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (25/2/2026).

Sebuah Daihatsu Ayla putih menabrak HIK Mbok Rembeng milik Iwan (38), warga Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Feri (32), adik pemilik warung, datang tergesa setelah mendapat kabar.

"Saya mendapatkan kabar warung kakak saya ditabrak mobil, saya langsung ke warung," kata Feri, Rabu (25/2/2026).

Mobil Daihatsu Ayla putih itu masih terparkir di sekitar lokasi dengan bagian depan rusak cukup parah.

Gerobak yang terguling menghantam bagian depan mobil, menyisakan serpihan kayu dan pecahan kecil di sekitar roda.

"Pengemudi mobil dibawa ke Polsek Colomadu dan kakak saya di sana," kata dia.

Baca juga: Siang Bolong, Daihatsu Ayla Tabrak Warung Hik di Colomadu Karanganyar, 2 Orang Dilarikan ke RS

Bagi warung yang biasa hidup tanpa jeda, peristiwa ini menjadi yang pertama kali.

Kini, kompor padam dan kursi kosong. Aktivitas dihentikan sementara, menunggu kejelasan hasil pertemuan antara pemilik warung, korban, dan pengemudi.

"Warung tutup sementara, dan namun sampai berapa lama penutupan akan berlangsung, belum tahu karena belum ada toleransi atau keputusan dari pihak kepolisian," ungkap dia.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved