Gerhana Bulan Total di Solo Raya
Warga Solo Raya Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Malam Ini, Catat Waktu Terbaiknya!
Fenomena ini menjadi satu-satunya gerhana bulan total yang dapat diamati dari Indonesia sepanjang tahun 2026.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Sugeng menjelaskan, setelah fase total berakhir sekitar pukul 19.03 WIB, bulan akan kembali memasuki fase parsial.
Fase sebagian ini diperkirakan berakhir sekitar pukul 20.15 WIB.
“Nanti sekitar adzan Isya bulan mulai parsial lagi. Biasanya habis selesai tarawih, gerhana sebagian selesai dan masuk bulan purnama biasa,” ungkapnya.
Ia menegaskan, inti dari gerhana bulan total ini berlangsung antara waktu Magrib hingga Isya, karena pada rentang waktu itulah fase total terjadi dan bulan tampak berwarna merah.
Bisa Dinikmati Jika Cuaca Cerah
Meski demikian, Sugeng mengingatkan fenomena ini hanya bisa disaksikan apabila kondisi cuaca cerah.
Awan tipis sekalipun dapat menghalangi pandangan terhadap bulan yang sedang berada dalam bayangan umbra bumi.
“Meski gerhana bulan total ini bisa dilihat, syaratnya cuaca harus cerah. Musimnya seperti ini semoga langit cerah habis Magrib sampai Isya. Jangankan gerhana bulan, bulan purnama biasa saja kalau tertutup awan kita tidak bisa melihat,” katanya.
Menurutnya, karena bulan saat gerhana total cahayanya lebih redup dibanding bulan purnama biasa, kehadiran awan tipis saja bisa membuat fenomena tersebut sulit diamati, apalagi jika langit mendung atau turun hujan.
“Jadi memang rezeki kita saja untuk bisa melihat,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tik-detik-kemunculan-gerhana-bulan-total-di-Pesantren-Modern-Islam-Assadsadad.jpg)