Lebaran 2026

Jelang Lebaran Idulfitri 2026, Posko Pengaduan THR di Sukoharjo Sepi Laporan

Menjelang lebaran ini, belum ada buruh di Sukoharjo yang memberikan keluhan ke Posko Aduan THR.

Tribun Solo / Ahmad Syarifudin
ILUSTRASI. Memperingati hari buruh pada Kamis (1/5/2025) sejumlah tukang sayur membagi-bagi barang dagangannya di Balai Kota Solo. Posko THR di Sukoharjo sepi aduan. 
Ringkasan Berita:
  • Pembayaran THR di Kabupaten Sukoharjo jelang Idulfitri 1447 H terpantau kondusif, tanpa laporan pelanggaran hingga akhir Ramadan.
  • FPB dan SPRI menyebut mayoritas perusahaan telah memenuhi kewajiban, dan belum ada buruh yang mengadu soal keterlambatan THR.
  • Posko pengaduan tetap dibuka hingga setelah Lebaran sebagai antisipasi, guna memastikan hak pekerja tetap terpenuhi.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, kondisi pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) di Kabupaten Sukoharjo terpantau kondusif.

Hingga akhir Ramadan, posko pengaduan THR yang dibuka untuk menampung keluhan pekerja belum menerima satu pun laporan.

Ketua Forum Peduli Buruh (FPB) sekaligus Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo, Sukarno, menyampaikan bahwa dari hasil pemantauan yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir, mayoritas perusahaan di Sukoharjo telah memenuhi kewajiban pembayaran THR kepada para pekerja.

“Dari hasil pantauan kami, sejauh ini belum ada perusahaan yang tidak memberikan THR. Jadi secara umum lancar-lancar saja tahun ini. Semoga perusahaan yang lain juga berjalan lancar,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak dibukanya posko pengaduan THR, belum ada buruh yang melaporkan adanya keterlambatan ataupun pelanggaran terkait pembayaran hak tersebut.

“Belum ada yang melapor terkait keterlambatan THR bagi buruh, belum ada. Ini menunjukkan situasi cukup baik,” terangnya.

ILUSTRASI - Salah satu warga memperlihatkan uang pasca melakukan penukaran uang baru di halaman masjid Agung Boyolali, Selasa (24/2/2026). THR di Sukoharjo disebut tak ada keluhan.
ILUSTRASI - Salah satu warga memperlihatkan uang pasca melakukan penukaran uang baru di halaman masjid Agung Boyolali, Selasa (24/2/2026). THR di Sukoharjo disebut tak ada keluhan. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Layanan Posko Tetap Jalan

Meski demikian, pihaknya tetap membuka layanan posko pengaduan hingga setelah Hari Raya Idulfitri.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi apabila masih ada pekerja yang mengalami kendala dalam penerimaan THR.

“Posko akan tetap dibuka sampai setelah Lebaran, paling tidak satu minggu sesudahnya. Jadi kalau nanti ada aduan, masih bisa kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Baca juga: 30 Perusahaan di Wonogiri Telah Salurkan THR, Batas Pembayaran H-7 Lebaran

Keberadaan posko pengaduan THR sendiri menjadi bagian dari upaya perlindungan terhadap hak-hak pekerja, sekaligus memastikan perusahaan menjalankan kewajibannya sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku.

Dengan kondisi yang relatif kondusif ini, Sukarno berharap hubungan industrial antara pekerja dan perusahaan di Kabupaten Sukoharjo tetap harmonis, serta para buruh dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih tenang dan sejahtera. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved