Lebaran 2026

Prediksi Puncak Arus Mudik di Boyolali: 18-19 Maret 2026, Berbarengan Kebijakan One Way dari Jakarta

Diperkirakan puncak arus mudik baik yang melewati jalan tol, maupun jalur arteri bakal terjadi pada Rabu-Kamis, atau tanggal 18-19 Maret besok.

TribunSolo.com/Tri Widodo
LANDAI - Arus lalu lintas di tol Semarang-Solo, Boyolali, Selasa (17/3/2026). H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas pemudik yang melintasi Boyolali masih landai. Kendaraan di jalan arteri maupun jalur tol masih ramai lancar, seperti yang terpantau di KM 491 Tol Semarang-Solo. 

Ringkasan Berita:
  • H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas pemudik yang melintasi Boyolali masih landai. 
  • Kendaraan di jalan arteri maupun jalur tol masih ramai lancar. Seperti yang terpantau di KM 491 Tol Semarang -Solo.
  • Diperkirakan, puncak arus mudik baik yang melewati jalan tol, maupun jalur arteri bakal terjadi pada Rabu-Kamis, atau tanggal 18-19 Maret Besok.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas pemudik yang melintasi Boyolali masih landai.

Kendaraan di jalan arteri maupun jalur tol masih ramai lancar. Seperti yang terpantau di KM 491 Tol Semarang -Solo.

Kendaraan dari arah Semarang masih dapat melaju dengan kecepatan maksimal.

LANDAI - Arus lalu lintas di tol Semarang-Solo, Boyolali, Selasa (17/3/2026). H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas pemudik yang melintasi Boyolali masih landai. Kendaraan di jalan arteri maupun jalur tol masih ramai lancar, seperti yang terpantau di KM 491 Tol Semarang-Solo.
LANDAI - Arus lalu lintas di tol Semarang-Solo, Boyolali, Selasa (17/3/2026). H-4 Lebaran 2026, arus lalu lintas pemudik yang melintasi Boyolali masih landai. Kendaraan di jalan arteri maupun jalur tol masih ramai lancar, seperti yang terpantau di KM 491 Tol Semarang-Solo. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Begitu pula kendaraan dari arah Surabaya dan Jogja menuju Semarang masih cukup lengang.

Baca juga: Seleksi Calon Sekda Boyolali Masuk Tahap Akhir, Mengerucut Jadi 4 Kandidat, Kini Jalani Wawancara

Puncak Arus Mudik

Diperkirakan, puncak arus mudik baik yang melewati jalan tol, maupun jalur arteri bakal terjadi pada Rabu-Kamis, atau tanggal 18-19 Maret besok.

Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Tri Afandi melalui KBO Satlantas Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, mengatakan bahwa kondisi lalu lintas di tol dan arteri masih baik.

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada Rabu-Kamis mendatang, bertepatan dengan kebijakan one way dari Jakarta yang akan dimulai Selasa (17/3/2026) siang hari ini. 

Baca juga: Harga Daging Sapi di Boyolali Tembus Rp150 Ribu per Kg, Beberapa Pembeli Anggap Masih Wajar

Namun, kebijakan one way ini masih bisa berubah tergantung situasi dan kondisi.

Terkait titik-titik penumpukan kendaraan untuk arus mudik di Boyolali, biasanya terjadi di Km 485, mendekati rest area Km 487 Boyolali, dan akan terjadi perlambatan arus.

“Perlambatan biasanya terjadi pada jam-jam menjelang buka puasa, karena banyak kendaraan yang ingin masuk ke rest area,” tambahnya.

Akan Ada Tim Urai

Untuk mengatasi penumpukan kendaraan di dekat pintu masuk rest area, Satlantas Polres Boyolali telah menyiapkan tim urai untuk mengantisipasi arus mudik.

Selain itu, apabila tidak dimungkinkan untuk masuk kedalam rest area, pihaknya juga memasang beberapa rambu-rambu imbauan.

Jika rest area penuh, dipersilahkan melanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya yakni di Km 519 Sragen, atau keluar di gerbang tol terdekat, yaitu gerbang tol Banyudono.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved