Kebakaran di Wonogiri

Kebakaran Toko Material di Baturetno Wonogiri, Api Merembet dari Ledakan Warung Makan di Sebelahnya

Kejadian bermula sekitar pukul 19.45 WIB saat seorang saksi mendengar suara ledakan dari dalam warung makan disebelahnya.

Dok. Istimewa
KEBAKARAN - Kebakaran yang terjadi di Kecamatan Baturetno, Wonogiri, Selasa (17/3/2026) malam. Kebakaran bermula dari adanya suara ledakan dari dalam warung makan di sebelah toko material yang terbakar. Tak sampai disitu, api terus merembet dan menghanguskan sejumlah bangunan lain. Setidaknya ada 7 bangunan terdampak. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran toko material di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri pada Selasa (17/3/2026) ternyata berawal dari warung makan di sebelahnya.
  • Kejadian bermula sekitar pukul 19.45 WIB saat seorang saksi mendengar suara ledakan dari dalam warung makan disebelahnya.
  • Api terus merembet dan menghanguskan sejumlah bangunan lain. Setidaknya ada 7 bangunan terdampak.

 

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kebakaran toko material di Kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri pada Selasa (17/3/2026) ternyata berawal dari warung makan di sebelahnya.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo menjelaskan kejadian bermula sekitar pukul 19.45 WIB saat seorang saksi mendengar suara ledakan dari dalam warung makan disebelahnya.

Baca juga: Kedatangan Pemudik di Terminal Giri Adipura Wonogiri Terus Meningkat, 4.328 Penumpang

Tak lama kemudian, muncul kepulan asap hitam yang disusul kobaran api besar yang dengan cepat membakar warung tersebut serta merembet ke toko material bangunan Lestari.

"Ada yang mendengar ledakan dari warung makan, kemudian muncul api besar dan merembet," jelasnya, Rabu (18/3/2026).

Merembet ke Bangunan Lain

Tak sampai disitu, menurutnya api terus merembet dan menghanguskan sejumlah bangunan lain.

Setidaknya ada 7 bangunan terdampak.

Baca juga: Jadwal KA Batara Kresna Solo-Wonogiri Selama Libur Lebaran 2026, Cek Jam Keberangkatannya

Mulai dari toko parfum, toko pertanian, toko kelontong, warung hingga toko hasil bumi yang berdiri satu kompleks di lokasi tersebut.

"Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu oleh ledakan kompor gas di warung makan milik itu," jelas dia.

Tak Ada Korban Jiwa

Kasi Humas memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta.

"Api sudah dipadamkan sejak semalam, proses pemadaman dan pendinginan yang berlangsung kurang lebih selama 2,5 jam," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved