Kecelakaan di Karanganyar

Ditinggal Tulang Punggung, Begini Kondisi Keluarga Korban Tewas Tabrak Lari di Karanganyar

Kondisi keluarga korban tewas kecelakaan Karanganyar, keluarga Paiman paling memprihatinkan.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
RUMAH DUKA - Suasana salah satu rumah duka korban tabrak lari di depan SPBU Papahan, di RW 7, Lingkungan Padangan, Kelurahan Jungke, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar, Senin (16/3/2026). Dua pria asal Kabupaten Karanganyar meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Solo–Tawangmangu. 

Ringkasan Berita:
  • Dua warga Karanganyar tewas ditabrak Toyota Innova di Jalan Lawu, kondisi keluarga korban jadi sorotan.
  • Keluarga Indro Karno Saputro masih bertahan dari usaha warung kelontong milik sang istri.
  • Keluarga Paiman lebih memprihatinkan, istri bekerja serabutan, anak masih sekolah, rumah tidak layak huni.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Kondisi keluarga dua korban tewas kecelakaan tabrak lari di Jalan Lawu, Karanganyar, menjadi sorotan.

Usai ditabrak mobil Toyota Innova di depan SPBU Papahan, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Senin (13/3/2026), keluarga korban kini menghadapi situasi yang berbeda.

Ketua RW 7 Kampung Padangan, Kelurahan Jungke, Kabupaten Karanganyar, Suwardiyanto, mengungkapkan kondisi keluarga dari dua korban, yakni Indro Karno Saputro (58) dan Paiman (45).

Kondisi Keluarga Indro Karno Saputro

Suwardiyanto menjelaskan, keluarga almarhum Indro Karno Saputro masih memiliki sumber penghasilan dari usaha yang dijalankan sang istri.

"Istri dari almarhum Indro Karno Saputro bernama Bu Yasmin, punya usaha warung kelontong yang menjadi sumber penghasilannya, dan memiliki dua anak yang sudah nikah semua," kata Suwardiyanto, Sabtu (21/3/2026).

TABRAK LARI - Tangkapan layar video detik-detik Suzuki Smash ditabrak kendaraan dari belakang hingga tewas di jalan Lawu , tepatnya di depan SPBU Papahan, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (16/3/2026). Untuk mengungkap identitas kendaraan pelaku, aparat kepolisian kini memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.
TABRAK LARI - Tangkapan layar video detik-detik Suzuki Smash ditabrak kendaraan dari belakang hingga tewas di jalan Lawu , tepatnya di depan SPBU Papahan, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (16/3/2026). Untuk mengungkap identitas kendaraan pelaku, aparat kepolisian kini memeriksa rekaman kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian. (TribunSolo.com/Istimewa)

Usaha toko kelontong tersebut menjadi penopang ekonomi keluarga setelah kepergian Indro Karno Saputro.

Baca juga: Pelaku Tabrak Lari Suzuki Smash di Karanganyar Ditangkap, Keluarga Korban Desak Proses Hukum 

Kondisi Keluarga Paiman Lebih Memprihatinkan

Berbeda dengan keluarga Indro, kondisi keluarga almarhum Paiman dinilai jauh lebih memprihatinkan.

Suwardiyanto menyebut, istri Paiman harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan berjualan hik dan mencari barang bekas.

"Almarhum Paiman memiliki tanggungan anak yang masih SD, SMP dan yang besar SMA berhenti, serta kondisi rumahnya yang tidak layak huni," kata dia.

Kondisi tersebut membuat keluarga Paiman membutuhkan perhatian lebih, mengingat masih adanya anak-anak yang bergantung secara ekonomi.

Baca juga: Nasib Tragis 2 Korban Tewas Tabrak Lari di Karanganyar : Niat Beli Buah, Berakhir Seliang Lahat

Sementara itu, terduga pelaku tabrak lari yang menewaskan dua orang di SPBU Papahan, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar akhirnya berhasil diamankan polisi.

Kasus kecelakaan maut yang melibatkan motor Suzuki Smash ini masih dalam penyelidikan mendalam, termasuk motif pelaku meninggalkan korban.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Agista Ryan Mulyanto, mengungkapkan bahwa terduga pelaku diamankan di wilayah Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar, pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam proses penangkapan tersebut, pelaku tidak melakukan perlawanan.

Identitas pelaku berhasil terungkap setelah polisi melakukan analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan Samsat Karanganyar untuk melacak kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved