Lebaran 2026
Jalan Solo-Jogja di Prambanan Klaten Padat Hingga Perbatasan, Ini Penyebabnya!
Lintasan putar arah balik yang biasanya menjadi celah bagi pengendara kini tertutup rapat selama libur Lebaran
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Jalur putar balik di Jalan Solo–Jogja Prambanan ditutup selama libur Lebaran.
- Penutupan memicu antrean kendaraan menuju arah Sleman hingga perbatasan Jateng–DIY.
- Kepadatan paling terasa di lampu merah Prambanan, arus tetap bergerak namun tersendat.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Malam mulai turun di kawasan Prambanan, Klaten, namun arus kendaraan di Jalan Solo–Jogja justru semakin padat, Sabtu (21/3/2026).
Di tengah deretan lampu kendaraan yang memanjang, lintasan putar arah balik yang biasanya menjadi celah bagi pengendara kini tertutup rapat selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M.
Penutupan itu pelan tapi pasti mengubah ritme perjalanan.
Baca juga: Berkah Lebaran! Warung Bakmi Jawa di Prambanan Klaten Kebanjiran Pesanan, Tutup 3 Jam Lebih Awal
Tepatnya menghadirkan antrean panjang di salah satu ruas jalan.
U-Turn Prambanan Diblokade
Sejak sekitar pukul 19.30 WIB, jalur putar balik di sepanjang Jalan Solo–Jogja, mulai dari Pos Pelayanan Terpadu Exit Tol Prambanan hingga mendekati perbatasan Jawa Tengah–DIY, terlihat diblokade.
Pembatas jalan dipasang, membuat kendaraan tak lagi bisa berbalik arah seperti hari biasa.
Dampaknya langsung terasa.
Pantauan TribunSolo.com, arus kendaraan yang mengarah ke Kabupaten Sleman, DIY, menumpuk perlahan.
Mobil pribadi dan sepeda motor bergerak merayap, sesekali berhenti, lalu maju beberapa meter.
Baca juga: Lebaran 2026, 2.482 Kendaraan Tercatat Keluar dari Exit Tol Prambanan Klaten, Terbanyak Sore Hari!
Lampu rem menyala serempak, membentuk garis merah panjang di sepanjang jalan.
Kepadatan paling terasa mendekati lampu merah Prambanan, wilayah Sleman, hanya beberapa meter dari batas provinsi Jawa Tengah dan DIY.
Di titik ini, antrean kendaraan terlihat lebih rapat, seolah semua perjalanan bertemu di satu simpul yang sama.
Penutupan jalur putar balik memang ditujukan untuk mengatur arus lalu lintas selama lonjakan kendaraan di masa libur Lebaran.
Namun di lapangan, perubahan kecil itu berdampak besar pada pergerakan kendaraan, terutama di jalur utama yang menghubungkan Solo dan Yogyakarta.
Hingga malam hari, antrean masih tampak mengular menuju arah DIY.
Jalan tetap hidup oleh lalu lintas yang tak henti bergerak, pelan, padat, namun terus mengalir di tengah suasana Lebaran.
(*)
| Masih Momen Lebaran, Sosis Khas Boyolali dan Solo Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh |
|
|---|
| Arus Balik via Tol Solo-Semarang Hari Ini : Gerimis di Boyolali, Lalu Lintas Ramai Lancar |
|
|---|
| Arus Lalu Lintas Tol Solo-Ngawi Terpantau Ramai Lancar, Rest Area 538 Padat Kendaraan |
|
|---|
| Arus Balik Kendaraaan Pemudik di Tol Solo-Semarang di Boyolali Terpantau Ramai Lancar |
|
|---|
| Rendahnya Okupansi Hotel Solo saat Lebaran 2026 Sudah Diprediksi, Sampai Pilih Tak Naikkan Harga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/PADAT-KENDARAAN-Penampakan-Jalan-Solo-Jogja-di-Prambanan-Klaten-tepatnya-arah-DIY.jpg)