Wisata di Sragen
Mitos Berendam di Sendang Kun Gerit Sragen, Benarkah Bisa Sembuhkan Penyakit?
Mitos Sendang Kun Gerit Sragen dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, ini penjelasannya.
Penulis: Tribun Network | Editor: Content Writer Tribun Solo
Ringkasan Berita:
- Wisata Sendang Kun Gerit di Gemolong, Sragen dikenal dengan mitos airnya yang dipercaya bisa menyembuhkan penyakit hingga terapi lumpuh.
- Kepercayaan ini berasal dari cerita petilasan Sultan Hadiwijaya (Joko Tingkir) yang konon pernah berendam untuk memulihkan tubuh.
- Air sendang berasal dari mata air alami beralkali tinggi dan rutin dikuras setiap hari demi menjaga kebersihan pengunjung.
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Wisata Sendang Kun Gerit di Desa Jatibatur, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dikenal memiliki mitos yang dipercaya masyarakat mampu menyembuhkan berbagai penyakit.
Air dari sendang ini disebut-sebut dapat membantu terapi, bahkan untuk penderita lumpuh.
Mitos Air Sendang Kun Gerit yang Dipercaya Menyembuhkan
Pengelola Wisata Sendang Kun Gerit, Sugiman, mengatakan mitos tersebut telah lama berkembang sebagai cerita turun-temurun di masyarakat Desa Jatibatur.
Konon, siapa saja yang berendam di Sendang Kun Gerit dipercaya bisa meredakan berbagai penyakit, mulai dari pegal-pegal hingga gangguan kesehatan tertentu.
Sugiman menjelaskan, kepercayaan ini berkaitan dengan sejarah sendang yang disebut sebagai petilasan Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir.
"Ini merupakan petilasan dari Sultan Hadiwijaya ketika hijrah dari Pajang ke Butuh, kadang Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir ini mampir untuk beristirahat di Sendang Kun Gerit, berendam kemudian memulihkan luka-luka dan lelahnya," katanya saat ditemui TribunSolo.com, beberapa waktu lalu.
Jadi Tujuan Terapi hingga Pengunjung dari Berbagai Daerah
Cerita tersebut terus berkembang hingga saat ini dan menarik minat masyarakat untuk datang berkunjung.
"Itu menjadi cerita turun temurun, bahwa air ini bisa menyembuhkan badan pegal-pegal, bahkan banyak masyarakat yang sekarang berkunjung kesini, memang untuk terapi lumpuh dan sebagainya," sambungnya.
Meski demikian, Sugiman menyebut kepercayaan ini bersifat “percaya tidak percaya”.
Namun, ia mengakui banyak pengunjung yang mengaku merasakan perubahan setelah rutin berendam.
"Ini percaya tidak percaya, tetapi realita sampai hari ini, banyak masyarakat yang masih berkunjung kesini, dan testimoninya bagus, maksudnya setelah berendam sekian lama, ada perubahan pada penyakitnya," tambahnya.
Baca juga: Lebaran di Sragen, Jangan Lupa Cicipi Kuliner Khas Bumi Sukowati, Ada Opor Hingga Jadah
Sumber Air Alami dengan Kandungan Alkali
Sugiman menerangkan, air di kolam pemandian Sendang Kun Gerit berasal langsung dari mata air alami di sekitar lokasi.
Sumber air tersebut berada di bawah pohon besar yang kini dilindungi dengan bangunan kecil menyerupai rumah.
"Airnya murni dari mata air, dengan alkali tinggi, jadi beberapa teman pernah menguji, nilai pastinya saya lupa, karena efek dari pohon klabet yang ada disana, yang akarnya ini bisa memengaruhi alkali pada air," jelas dia.
Perawatan Rutin, Air Dikuras Setiap Hari
Untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pengunjung, pengelola melakukan perawatan rutin setiap hari.
| 5 Wisata Hits di Sragen Jateng untuk Libur Lebaran 2026: Ada Relaksasi Alami di Pemandian Air Panas |
|
|---|
| Liburan Seru di Sragen : 5 Wisata Keluarga dengan Pemandian dan Pemandangan Perbukitan |
|
|---|
| Wisata Religi Sragen: 6 Tempat Ziarah Populer dari Makam Ulama hingga Taman Doa Santa Perawan Maria |
|
|---|
| 5 Tempat Wisata Sore di Sragen Jateng untuk Ngabuburit Menunggu Buka Puasa, Spot Asyik Bersantai |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Wisata di Sragen Jateng untuk Padusan 2026 : Ada Pemandian Alami dan Kolam Renang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Wisata-Sendang-Kun-Gerit-di-Desa-Jatibatur-Kecamatan-Gemolong-2.jpg)