Harga Plastik Naik
Harga Cup dan Plastik di Sukoharjo Melonjak Sejak Ramadhan, Daya Beli Konsumen Menurun
Kenaikan harga cup dan plastik sejak Ramadan tekan daya beli konsumen di Sukoharjo.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Harga cup dan plastik di Sukoharjo melonjak sejak awal Ramadan hingga pasca-Lebaran, menekan daya beli konsumen.
- Satu slop cup plastik naik dari Rp12 ribu menjadi Rp20–21 ribu, dus cup dari Rp240 ribu ke Rp400 ribu.
- Lonjakan harga dipicu gangguan rantai pasok global akibat konflik Timur Tengah, memengaruhi bahan baku impor plastik.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Kenaikan harga cup dan plastik mulai dirasakan masyarakat sejak awal Ramadhan 2026, dan terus berlanjut hingga pasca-Lebaran.
Kondisi ini menekan daya beli konsumen yang menjadi lebih berhati-hati dalam berbelanja.
“Untuk cup plastik, satu slop isi 50 pieces sekarang harganya Rp20 ribu sampai Rp21 ribu. Padahal sebelumnya hanya sekitar Rp12 ribu,” ujar Ade, salah seorang karyawan toko plastik di Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (2/4/2026).
Lonjakan Harga Cup dan Plastik di Sukoharjo
Para pedagang plastik dan kemasan cup di wilayah Grogol merasakan dampak langsung dari kenaikan harga bahan baku plastik.
Ade menambahkan, harga satu dus cup plastik yang sebelumnya berkisar Rp240 ribu kini menembus sekitar Rp400 ribu.
“Naiknya hampir 100 persen. Awalnya naik sekitar 30 persen, lalu bertahap naik lagi 20 persen, sampai sekarang hampir dua kali lipat,” jelasnya.
Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak awal Ramadhan dan berlanjut hingga Lebaran.
Dampaknya, minat beli konsumen menurun.
“Peminatnya jadi sepi. Banyak yang tadinya mau beli, akhirnya batal karena harga naik,” ungkap Ade.
Baca juga: Di Sukoharjo, Mendag RI Sebut Cari Pasokan Alternatif Bahan Baku Plastik Selain Timur Tengah
Dampak Global di Balik Lonjakan Harga
Selain cup plastik, harga plastik eceran juga mengalami kenaikan.
Dari sebelumnya sekitar Rp7 ribu, kini harganya menjadi Rp10 ribu, meningkat sekitar 50 persen.
Kondisi ini diperkirakan terkait dengan situasi global, termasuk terganggunya rantai pasok bahan baku akibat konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Baca juga: Siap-Siap! Harga Es Teh Jumbo di Sukoharjo Bisa Naik Rp1.000 per Cup Imbas Naiknya Harga Plastik
Sebagian besar bahan baku plastik di Indonesia masih bergantung pada impor, sehingga fluktuasi harga internasional langsung memengaruhi harga di pasar lokal.
Para pedagang berharap situasi segera stabil agar harga kembali normal, sehingga daya beli masyarakat bisa pulih. Stabilitas harga dinilai penting untuk menjaga kelancaran usaha kecil menengah yang bergantung pada bahan baku plastik.
(*)
| Siap-Siap! Harga Es Teh Jumbo di Sukoharjo Bisa Naik Rp1.000 per Cup Imbas Naiknya Harga Plastik |
|
|---|
| Di Sukoharjo, Mendag RI Sebut Cari Pasokan Alternatif Bahan Baku Plastik Selain Timur Tengah |
|
|---|
| Harga 1 Dus Cup Plastik dari Rp240.000 Jadi Rp400.000, Toko Plastik di Sukoharjo Mulai Sepi Pembeli |
|
|---|
| Harga Cup Plastik Melonjak 80 Persen, Pengusaha Es Teh di Sukoharjo Tahan Harga |
|
|---|
| Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Cup dan Plastik di Sukoharjo Naik Hampir 100 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Toko-plastik-di-Kecamatan-Grogol-Kabupaten-Sukoharjo-pada-Kamis-242026-4.jpg)