Pasar Rakyat Nogosari

Pasar Rakyat Nogosari Boyolali Dibuka, Pedagang Digratiskan Retribusi Selama 2026

Pasar Nogosari Boyolali dibuka, pedagang gratis retribusi selama uji coba 2026.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
SEGERA DIBUKA - Suasana Pasar Rakyat Nogosari, Rabu (8/4/2026). Setelah mangkrak selama lima tahun, Pasar Rakyat Nogosari di Boyolali akhirnya akan segera dibuka. 

Ringkasan Berita:
  • Pasar Rakyat Nogosari Boyolali dibuka dengan stimulan gratis retribusi selama uji coba 2026 untuk menarik pedagang.
  • Pasar senilai Rp 15 miliar ini sempat mangkrak 5 tahun, namun kini siap dioperasikan dengan 2 blok kios dan los.
  • Pedagang masih ragu pindah karena lokasi kurang strategis, sementara pasar lama tetap beroperasi.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Boyolali menyiapkan stimulan berupa gratis retribusi bagi pedagang selama masa uji coba tahun 2026 untuk menghidupkan Pasar Rakyat Nogosari.

Setelah masa tersebut berakhir, retribusi baru akan mulai diberlakukan pada tahun berikutnya.

Langkah ini diambil sebagai upaya menarik minat pelaku usaha agar mau menempati pasar baru yang sebelumnya sempat mangkrak.

Pasar Mangkrak 5 Tahun Akhirnya Segera Dioperasikan

Setelah terbengkalai selama lima tahun, Pasar Rakyat Nogosari akhirnya akan segera dibuka.

Pasar ini dibangun sejak 2019 dan rampung pada 2021 dengan anggaran mencapai Rp 15 miliar.

Terdapat dua blok bangunan yang menampung 67 kios dan 174 los.

Awalnya, pasar ini direncanakan untuk merelokasi pedagang dari pasar lama di sebelah timur Kecamatan Nogosari.

SEGERA DIBUKA - Suasana Pasar Rakyat Nogosari, Rabu (8/4/2026). Setelah mangkrak selama lima tahun, Pasar Rakyat Nogosari di Boyolali akhirnya akan segera dibuka.
SEGERA DIBUKA - Suasana Pasar Rakyat Nogosari, Rabu (8/4/2026). Setelah mangkrak selama lima tahun, Pasar Rakyat Nogosari di Boyolali akhirnya akan segera dibuka. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Pedagang Masih Enggan Pindah

Namun, rencana tersebut belum berjalan mulus.

Sejumlah pedagang masih enggan menempati pasar baru karena menilai lokasinya kurang strategis.

Pasar baru berada di jalan Nogosari-Andong, sekitar 1,7 kilometer ke arah utara dari pusat keramaian.

Selain itu, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan karena lokasi berada di pinggiran dan akses jalan dinilai rawan kecelakaan.

Kepala Disdagperin Boyolali, Purnawan Raharjo, mengatakan pihaknya telah mulai melakukan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat.

"Pasar baru Nogosari ini akan segera kita tempati," ujarnya.

Baca juga: Pedagang Pasar Nogosari Boyolali Lega Tak Jadi Dipindah, Sebut Lokasi Pasar Baru Kurang Strategis

Pasar Lama Tetap Beroperasi

Meski pasar baru akan dioperasikan, pemerintah memastikan pasar lama tidak akan ditutup.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved