Ibadah Haji 2026

298 Jemaah Calon Haji Wonogiri Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Ratusan JCH asal Wonogiri akan berangkat ke tanah suci. Kulota ditetapkan ada 298 jemaah yang berangkat.

TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
ILUSTRASI. Jemaah haji Wonogiri melakukan sujud syukur setibanya di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (3/7/2025) malam, sepulang dari Tanah Suci. Ratusan Jemaah Calon Haji (JCH) Wonogiri akan berangkat ke tanah suci tahun ini. 
Ringkasan Berita:
  • Kuota haji Wonogiri 2026 ditetapkan 298 jemaah, naik dari 252 pada 2025. Satu calon jemaah meninggal dunia dan akan digantikan dari cadangan.
  • Kenaikan kuota dipicu perubahan skema nasional, dari berbasis jumlah penduduk Muslim menjadi berdasarkan panjang antrean di daerah.
  • Masa tunggu haji di Wonogiri turun dari sekitar 32 tahun menjadi 26 tahun. Saat ini antrean mencapai sekitar 7.000 orang dengan pendaftar relatif stabil.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Sebanyak ratusan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Wonogiri akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Wonogiri, Fauzi Rokhman Jauhari, mengatakan jumlah kuota haji Wonogiri pada tahun 2026 ditetapkan sebanyak 298 jemaah.

Ia menjelaskan dari ratusan JCH tersebut, terdapat satu calon jemaah yang meninggal dunia.

Kursi jemaah tersebut nantinya akan digantikan oleh jemaah cadangan.

"Kuota tahun ini 298 orang. Ada satu yang meninggal dunia, nanti digantikan dari cadangan," jelasnya.

Adapun jumlah kuota tahun ini meningkat dibandingkan 2025.

Pada tahun lalu, kuota haji hanya 252 jemaah.

Menurut dia, kenaikan jumlah kuota itu dipicu perubahan skema penentuan kuota haji secara nasional yang dinilai lebih proporsional.

ILUSTRASI. Manasik Haji tingkat Kabupaten Klaten digelar di Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (10/2/2026). Calon Jemaah Haji (CJH) asal Wonogiri akan berangkat tahun ini.
ILUSTRASI. Manasik Haji tingkat Kabupaten Klaten digelar di Grha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Selasa (10/2/2026). Calon Jemaah Haji (CJH) asal Wonogiri akan berangkat tahun ini. (TribunSolo.com/Ibnu DT)

Sebelumnya Dihitung Berdasarkan Rasio

Sebelumnya, kuota dihitung berdasarkan rasio jumlah penduduk Muslim, kini mengacu pada panjangnya antrean di masing-masing daerah.

"Kalau sekarang berdasarkan lama antrean. Daerah yang antreannya panjang akan mendapat penyesuaian kuota," jelasnya.

Baca juga: Mengenal Kartu Nusuk, Kartu yang Wajib Dibawa Jemaah Calon Haji Boyolali Selama di Tanah Suci

Ia menjelaskan dengan adanya skema tersebut, masa tunggu haji di Wonogiri mulai berkurang. Dari yang sebelumnya mencapai sekitar 32 tahun, kini turun menjadi sekitar 26 tahun.

Adapun saat ini jumlah antrean haji di Wonogiri tercatat sekitar 7.000 orang. Menurutnya, jumlah pendaftar relatif stabil dan seimbang dengan jemaah yang berangkat.

"Pendaftarnya relatif stabil, hampir seimbang dengan jumlah yang berangkat tiap tahun," paparnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved