Banjir di Solo Raya
Banjir di Desa Gentan Sukoharjo, 108 KK Terdampak
108 KK di Sukoharjo terendam banjir, air capai 1 meter, warga mulai kembali ke rumah
Tayang:
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
BANJIR - Sebanyak 108 kepala keluarga (KK) di Dusun Keden RT 01 RW VII, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo terendam banjir sejak Selasa (14/4/2026) malam. Hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 14.00 WIB dan terus berlanjut hingga Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Wawan menilai banjir kali ini tergolong cukup parah karena hampir seluruh warga di RT 01 terdampak.
Banjir Terparah Sejak 1997
Ia menyebut, banjir besar seperti ini terakhir terjadi pada 1997.
Sementara pada 2006, banjir juga sempat terjadi namun dengan skala yang lebih kecil.
“Kalau dibandingkan, ini termasuk parah. Karena semua warga di RT ini, sekitar 108 KK terdampak. Ini belum termasuk RT lain seperti RT 03 dan RT 04,” jelasnya.
Banjir ini diduga terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang merata di wilayah Solo Raya, termasuk daerah hulu seperti Boyolali dan Kartasura.
Kondisi tersebut menyebabkan aliran air melimpah ke kawasan hilir, termasuk Desa Gentan, Kecamatan Baki.
(*)
Berita Terkait: #Banjir di Solo Raya
| Air Banjir Campur Oli di Kwarasan Sukoharjo Berasal dari Garasi Bus, PO Diminta Tanggung Jawab |
|
|---|
| Evaluasi Banjir Sungai Jenes Solo, Respati Bakal Lakukan Taludisasi dan Tertibkan Bangunan Liar |
|
|---|
| Air Banjir di Kwarasan Sukoharjo Sempat Menghitam dan Viral, Ternyata dari Limbah Oli Bekas Bus |
|
|---|
| Aktivitas Warga Grogol Sukoharjo Setelah Banjir: Bersih-bersih Rumah |
|
|---|
| Cerita Ketua RT Tanjunganom Sukoharjo Saat Banjir: Warga Mengungsi ke Rumah Bertingkat dan Pos Ronda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sebanyak-108-kepala-keluarga-KK-di-Dusun-Keden.jpg)