Sritex Tutup Permanen

Aset Transportasi Sritex Sukoharjo Sudah 2 Kali Dilelang, Eks Karyawan Minta Kurator Sampaikan Hasil

Hingga saat ini, proses penjualan melalui lelang tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali, namun dinilai belum memberikan hasil yang signifikan.

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
ASET SRITEX - Ilustrasi aset transportasi mobil yang tersimpan di PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Sukoharjo, beberapa waktu lalu. Aset ini akan dilelang atau dijual oleh pihak kurator. Proses penjualan melalui lelang hingga kini tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali. 

Ringkasan Berita:
  • Perkembangan penjualan aset milik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terus menjadi sorotan, khususnya dari kalangan eks karyawan.
  • Proses penjualan melalui lelang tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali, namun dinilai belum memberikan hasil yang signifikan.
  • Eks karyawan mendorong adanya transparansi dari kurator terkait proses dan hasil penjualan aset.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Perkembangan penjualan aset milik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) terus menjadi sorotan, khususnya dari kalangan eks karyawan.

Hingga saat ini, proses penjualan melalui lelang tercatat telah berlangsung sebanyak dua kali, namun dinilai belum memberikan hasil yang signifikan.

Koordinator Forum Eks Karyawan Sritex, Agus Wicaksono, mengungkapkan lelang yang telah dilakukan kurator sejauh ini masih terbatas pada aset kendaraan.

ASET SRITEX - Penampakan Aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang akan dilelang atau dijual oleh pihak Kurator, Jumat (23/5/2025). Tim kurator yang menangani proses kepailitan perusahaan masih terus melakukan perawatan dan pemeliharaan aset, termasuk mesin-mesin pabrik.
ASET SRITEX - Penampakan Aset PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) yang akan dilelang atau dijual oleh pihak Kurator, Jumat (23/5/2025). Tim kurator yang menangani proses kepailitan perusahaan masih terus melakukan perawatan dan pemeliharaan aset, termasuk mesin-mesin pabrik. (TribunSolo.com/ Anang Ma'ruf)

Hasil 2 Kali Lelang Tak Signifikan

Ia menilai, hasil dari dua kali lelang tersebut belum mampu memberikan dampak berarti.

Baca juga: Lelang Aset Sritex Sukoharjo Belum Signifikan, eks Karyawan Pertanyakan Kepastian Pesangon dan THR

“Kalau kita bicara khusus Sritex, memang baru ada lelang kendaraan. Sudah dua kali dilakukan, tetapi hasilnya kurang memuaskan atau tidak signifikan,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Agus menjelaskan, pada lelang pertama hanya terdapat lima unit kendaraan yang dijual.

Sementara pada lelang kedua, jumlahnya sedikit meningkat menjadi enam unit.

Namun demikian, nilai total dari hasil penjualan tersebut dinilai belum optimal.

Baca juga: Di Sukoharjo, Eks Buruh Bentangkan Spanduk "Setahun Sritex Tumbang, Setahun Hak Tak Kunjung Datang"

Ia menyebut, pada lelang pertama terdapat satu kendaraan dengan nilai cukup tinggi yang berhasil terjual, yakni sekitar Rp850 juta, sehingga totalnya diperkirakan mendekati Rp1 miliar.

Sementara untuk lelang kedua, ia tidak mengetahui secara pasti nilai totalnya, namun kendaraan yang dilelang tergolong dalam kategori harga menengah.

“Lelang kedua ada enam unit, tapi saya tidak melihat total nilainya. Itu mobil-mobil dengan harga menengah. Secara keseluruhan, dua kali lelang ini belum signifikan hasilnya,” jelasnya.

Tunggu Lelang Tahap Ketiga

Saat ini, pihaknya masih menunggu pelaksanaan lelang tahap ketiga dengan harapan hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal.

Eks karyawan juga mendorong adanya transparansi dari kurator terkait proses dan hasil penjualan aset, mengingat hal tersebut berkaitan dengan hak-hak yang masih dinantikan.

“Kami berharap ke depan bisa lebih baik lagi, baik dari jumlah aset yang dilelang maupun hasil yang diperoleh,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved