Kebakaran di Karanganyar

Pasca Kebakaran 2 Rumah di Gaum Karanganyar, Pemilik Diminta Tinggalkan Rumah, Ini Alasannya!

Rumah-rumah itu kini dibiarkan kosong. Bukan tanpa alasan. Proses pemeriksaan masih berjalan, dan pemilik diminta menjauh untuk sementara waktu.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
SEPI DAN SUNYI- Kondisi terkini dua rumah di Perum Saraswati, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar yang alami kebakaran, Selasa (28/4/2026). Insiden ini menyebabkan sejumlah barang berharga hangus terbakar, termasuk tiga ekor burung Murai milik warga. 

Ringkasan Berita:
  • Dua dapur rumah di Perum Saraswati Karanganyar terbakar.
  • Rumah kini kosong, pemilik mengungsi dan urus pemeriksaan polisi.
  • Tiga burung murai peliharaan ikut mati, kerugian sekitar Rp9 juta. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Perum Saraswati di Desa Gaum terasa lebih sunyi dari biasanya, Selasa (28/3/2026).

Deretan rumah yang biasanya dipenuhi aktivitas warga mendadak lengang, menyisakan dua rumah di Blok A nomor 21 dan 22 yang tampak seperti kehilangan napasnya.

Bekas kebakaran di dapur masih menyisakan aroma hangus yang samar, menempel di udara.

PADAMKAN API - Proses pemadaman api rumah di Perum Saraswati, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar yang terbakar, Selasa (28/4/2026). Insiden ini menyebabkan sejumlah barang berharga hangus terbakar, termasuk tiga ekor burung Murai milik warga.
PADAMKAN API - Proses pemadaman api rumah di Perum Saraswati, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar yang terbakar, Selasa (28/4/2026). Insiden ini menyebabkan sejumlah barang berharga hangus terbakar, termasuk tiga ekor burung Murai milik warga. (TribunSolo.com)

Pagar rumah tertutup, halaman sepi. Dari luar, terlihat benda-benda berserakan di dalam salah satu rumah, seperti tergesa-gesa ditinggalkan.

Tidak ada suara, tidak ada langkah kaki, hanya sisa-sisa kejadian yang masih membekas di setiap sudut.

Di depan salah satu rumah, berdiri dua kandang. Satu kecil, satu lebih besar. Keduanya kini tak lagi ramai oleh suara kicau burung murai. 

Baca juga: Kebakaran Rumah di Perum Saraswati Gaum Karanganyar, Diduga Akibat Ledakan Tabung Gas

Rumah Dibiarkan Kosong

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya berdiri tak jauh dari lokasi, pelan bercerita tentang apa yang terjadi setelah api padam.

"Saat ini pemilik rumah sedang tidak ada di rumah, ada yang mengungsi, ada yang ke kantor polisi untuk melengkapi berkas, dan dari mereka diminta untuk tidak di rumah itu untuk keperluan pemeriksaan baik polisi maupun pihak asuransi," kata dia.

Rumah-rumah itu kini dibiarkan kosong. Bukan tanpa alasan. Proses pemeriksaan masih berjalan, dan pemilik diminta menjauh untuk sementara waktu.

Sunyi yang tersisa justru mempertegas bahwa sesuatu yang besar baru saja terjadi di sana.

Baca juga: Dua Rumah di Perumahan Saraswati Gaum Karanganyar Terbakar, Tiga Burung Murai Ikut Mati Terpanggang

Di balik pagar, cerita lain ikut hangus bersama api.

Tiga ekor burung murai, yang selama ini dirawat dengan penuh perhatian, tak berhasil diselamatkan. Nilainya bukan sekadar angka, tapi juga kenangan yang ikut hilang.

"Salah satu pemilik rumah ada yang hobi memelihara burung dan ada tiga burungnya yang mati terbakar, nilainya total Rp9 juta," kata dia.

Kini, yang tersisa hanya jejak bau hangus, barang berserakan, dan kandang yang sunyi.

Perumahan itu mungkin akan kembali ramai suatu hari nanti, tapi pagi itu, dua rumah di Blok A terasa seperti sedang berduka.

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved