Ibadah Haji 2026

Wamenhaj Datangi Embarkasi Solo, Ingatkan Jangan Ada Haji Ilegal : Hukumannya Sangat Berat di Arab

Tiba sekitar pukul 14.00 WIB, Dahnil menyapa calon jemaah haji (CJH) kloter 34 yang baru masuk asrama.

Tayang:
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
TEMUI CALON HAJI - Wakil Menteri Haji dan Umroh (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pantauan langsung di Embarkasi Solo diAsrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (2/5/2026). Dia mengingatkan jangan sampai ada haji ilegal, karena hukumannya sangat berat di Arab Saudi. 

Ringkasan Berita:
  • Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak meninjau Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, memastikan fasilitas dan pembagian kartu Nusuk bagi jemaah.
  • Dua KBIHU dari Probolinggo dan Bekasi diperingatkan karena memberangkatkan city tour tanpa koordinasi, terancam pencabutan izin.
  • Pemerintah perketat patroli bandara bersama imigrasi dan kepolisian untuk mencegah jemaah tanpa visa haji berangkat ke Arab Saudi.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Wakil Menteri Haji dan Umroh (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan pantauan langsung di Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (2/5/2026).

Tiba sekitar pukul 14.00 WIB, Dahnil menyapa calon jemaah haji (CJH) kloter 34 yang baru masuk asrama.

Ia juga meninjau langsung kondisi klinik dan dapur asrama guna memastikan fasilitas yang diterima jemaah telah sesuai ketentuan.

Baca juga: Di Balik Ketatnya Pemeriksaan Kesehatan Haji 2026, Cegah Arab Saudi Jadi Kuburan Jemaah Indonesia

Dahnil mengatakan, kartu Nusuk kini sudah dibagikan sejak jemaah masih di Indonesia.

“Hal ini diharapkan, dapat mempermudah jemaah dalam mengakses identitas dan berbagai kegiatan di Tanah Suci," ujarnya.

"Tanpa harus mengurus administrasinya kembali di sana,” imbuhnya.

Temuan Pelanggaran KBIHU

Dahnil mengungkapkan adanya temuan pelanggaran yang dilakukan dua kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Pihaknya telah memberikan peringatan agar tidak mengulangi kesalahan tersebut.

KBIHU yang melanggar diketahui memberangkatkan jemaah untuk melakukan city tour secara mandiri tanpa koordinasi.

"Nah, kemarin kami sudah memperingatkan KBIHU-nya. Jadi itu dua rombongan dari Probolinggo, satu lagi dari Bekasi," jelasnya.

"Sekali lagi melakukan hal-hal seperti itu tanpa koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umroh, kami akan cabut izinnya," tegasnya.

Baca juga: Perjuangan Pedagang Sayur Sragen, 14 Tahun Konsisten Nabung Rp20 Ribu per Hari hingga Berangkat Haji

Dahnil menekankan bahwa pihaknya telah memperingatkan seluruh KBIHU agar tidak melakukan kegiatan yang membuat jemaah kelelahan.

"Apalagi, kemudian diikutsertakan dengan pungutan-pungutan yang tidak rasional," ucapnya.

Perketat Pengawasan Haji Ilegal

Dahnil juga menyebut pemerintah telah memperketat patroli di bandara guna mencegah pemberangkatan haji non-prosedural.

Kementerian Haji dan Umroh bersama pihak imigrasi dan kepolisian melakukan pengawasan ketat agar calon jemaah tanpa visa haji dapat dicegah sejak keberangkatan.

“Karena kalau nanti tertangkapnya di Arab Saudi itu dipastikan hukumannya sangat berat,” pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved