Kisah Bramgor Putri Mangu: Dirintis Mantan ART dari Gang Kecil di Sukoharjo, Kini Tembus Pasar Dunia

Sulistiyo Rini (36), membagikan kisahnya merintis Bramgor Putri Mangu hingga tembus pasar dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Hanang Yuwono | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Hanang Yuwono
UMKM SOLO RAYA - Produk Bramgor Putri Mangu yang didisplay di Madegondo, Grogol, Sukoharjo, pada Jumat (1/5/2026). Begini perjalanan inspiratif Bramgor Putri Mangu hingga bisa tembus pasar dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Anik, eks ART, pulang kampung demi anak lalu merintis Bramgor dari dapur sederhana hingga sukses.
  • Usaha bawang gorengnya berkembang pesat, produksi ratusan kg/hari, serap tenaga kerja, dan tembus pasar luar negeri.
  • Dukungan KUR BRI dan Rumah BUMN mendorong digitalisasi, membuat UMKM ini naik kelas dan makin dikenal luas.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Hanang Yuwono

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wangi aroma bawang merah goreng langsung menyerbu indra penciuman ketika melintas di Gang RT 04/4 Jalan Madegondo, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Sekilas, tak ada yang istimewa dari gang ini, layaknya gang-gang kecil lainnya di Solo Raya.

Terletak 11 kilometer dari Kota Solo, siapa sangka dari gang kecil ini, sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) inspiratif lahir dan tumbuh hingga bisa menaklukkan pasar dunia. Nama UMKM tersebut adalah Bramgor Putri Mangu.

Sulistiyo Rini (36), membagikan kisahnya merintis Bramgor Putri Mangu. Lokasinya memang tersembunyi, berdekatan dengan sebuah pemakaman. Namun, saban hari kecuali saat libur, deretan mobil bak datang ke sini menjemput hasil produk Bramgor Putri Mangu untuk dipasarkan ke penjuru nusantara hingga luar negeri.

UMKM SOLO RAYA - Produk Bramgor Putri Mangu di Madegondo, Grogol, Sukoharjo, siap kemas pada Jumat (1/5/2026). Begini perjalanan inspiratif Bramgor Putri Mangu hingga bisa tembus pasar dunia.
UMKM SOLO RAYA - Produk Bramgor Putri Mangu di Madegondo, Grogol, Sukoharjo, siap kemas pada Jumat (1/5/2026). Begini perjalanan inspiratif Bramgor Putri Mangu hingga bisa tembus pasar dunia. (TribunSolo.com/Hanang Yuwono)

"Produk ini dinamai Putri Mangu yang berarti Anak Perempuan dari Tawangmangu," kata Anik, sapaannya mengawali kisah lahirnya Bramgor Putri Mangu.

Anik sendiri memang kelahiran Tawangmangu, namun dia lama tinggal di Sukoharjo. Selain itu, Anik memang biasa kulakan bawang di Blumbang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, untuk bisnis yang sudah dia geluti sejak tahun 2014 ini.

Menariknya, latar belakang Anik sebelumnya adalah Asisten Rumah Tangga (ART) di Jakarta, sedangkan sang suami yang bernama Sumardi dahulu berjualan sayur. Lama tinggal di Jakarta, Anik membuat keputusan besar.

Dia pulang kampung demi mendampingi tumbuh kembang anak. Saat itu, Anik mengaku belum tahu pasti tujuan selanjutnya.

"Dulu ketika jadi ART, anak-anak masih kecil, masih bisa dibawa. Seiring berjalannya waktu, anak-anak harus sekolah. Mau tidak mau kan anak butuh pendampingan, butuh antar jemput sekolah. Sudah enggak bisa ikut orang lagi, akhirnya coba-coba bikin usaha," kata Anik kepada TribunSolo.com, Jumat (1/5/2026), di tempat usahanya.

Ketika awal mula merintis usaha, dia coba-coba menjual bermacam produk makanan. Modalnya, hanya wajan sederhana. Dengan semangat, dia mulai mengiris bawang di lantai kamarnya. Kadang harus bangun pagi buta jam 3 dini hari untuk membuat dagangan.

Semua itu dia lakukan di kamar  yang sempit, dengan alat seperti pisau, wajan, dan kompor sederhana. Tak cuma bawang goreng, dia juga menjual aneka makanan lain demi dapur tetap mengebul.

"Dulu kan awalnya bikinnya sambal goreng, sambal pecel, terus galantin, terus keong juga dijual mentah. Keong sawah itu suami yang cari, terus saya rebus, dibuang cangkangnya, dijual," kenang Anik.

Tetapi, dari sekian banyak produk yang dia jual, justru yang paling laris adalah brambang goreng. Awalnya, brambang goreng itu dia jual ke sekolah anaknya ketika antar jemput.

Bahkan, dia menggadaikan gengsinya dengan berjualan dari pintu ke pintu. Dari sekolah, perkantoran, puskesmas dia datangi. Ada kalanya, anak-anaknya sering ikut menemani.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved