Idul Adha 2026
Sapi Kurban Presiden Prabowo dari Sukoharjo Akan Disalurkan ke Masjid di Desa Cemani
Daging sapi kurban Prabowo Subianto yang dibeli dari Mulyani Rejeki Farm tak akan keluar dari Kabupaten Sukoharjo.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Tri Widodo
Ringkasan Berita:
- Sapi kurban Presiden RI Prabowo Subianto bernama Parikesit yang dibeli dari peternak Mulyani Rejeki Farm Sukoharjo rencananya akan disalurkan ke salah satu masjid di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, saat Idul Adha 2026.
- Sapi peranakan Simental berbobot 1 ton 13 kilogram itu akan diantar langsung oleh pemilik peternakan, Kuncoro.
- Kuncoro memastikan kondisi kesehatan sapi terus dipantau dengan perawatan khusus dan pakan bernutrisi tinggi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ru
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Daging sapi kurban Prabowo Subianto yang dibeli dari Mulyani Rejeki Farm tak akan keluar dari Kabupaten Sukoharjo.
Rencananya, sapi kurban Prabowo itu akan disalurkan ke salah satu masjid di wilayah Desa Cemani, Kecamatan Grogol.
Baca juga: Parikesit, Sapi Kurban Presiden dari Sukoharjo Dirawat Khusus Sejak Kecil, Bobotnya Tembus 1 Ton
Baca juga: Potret Sapi Kurban Prabowo dari Sukoharjo, Warnanya Cokelat, Badannya Gempal
Pemilik peternakan, Kuncoro, mengatakan proses pengiriman sapi kurban Presiden nantinya akan dilakukan langsung olehnya kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di wilayah Desa Cemani.
“Rencananya dikirim ke salah satu masjid di wilayah Desa Cemani, Kecamatan Grogol. Nanti saya antar langsung ke PHBI setempat,” kata Kuncoro, Minggu (10/5/2026).
Ia menjelaskan, sebelum dikirim, kondisi kesehatan sapi terus dipantau agar tetap prima hingga hari penyaluran tiba.
Menurutnya, sapi berukuran besar seperti Parikesit membutuhkan perhatian khusus, mulai dari pemberian pakan bernutrisi tinggi hingga menjaga kebersihan kandang dan tubuh sapi.
Persilangan Simental dengan PO Hasilkan Parikesit
Parikesit sendiri diketahui merupakan hasil persilangan sapi PO dengan pejantan Simental melalui program inseminasi buatan.
Sapi jantan berusia empat tahun itu memiliki warna dominan cokelat dengan dua tanduk di bagian kepala serta kondisi fisik yang sehat dan aktif.
Kehadiran sapi kurban Presiden tersebut menarik perhatian warga dan awak media yang datang melihat langsung di kandang peternakan.
Meski bertubuh besar, Parikesit disebut memiliki sifat pemalu saat berada di tengah keramaian.
Penjaga sapi beberapa kali terlihat menenangkan hewan tersebut ketika banyak orang mendekat.
Saat diberi pakan campuran ampas tahu dan konsentrat, sapi jumbo itu tampak lahap menyantap makanannya.
Kuncoro juga mengaku bangga karena peternakannya kembali dipercaya menjadi penyedia hewan kurban Presiden.
“Untuk Pak Presiden Prabowo sudah beli dua kali di sini,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sapi-korban-jumbo-Solo-Raya.jpg)