Atap Sekolah Ambruk di Sragen

Daftar Nama Guru dan Siswa MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen yang Terluka Dampak Atap Ambrol

Berikut daftar nama siswa dan guru MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan yang terluka akibat insiden atap ambrol.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
DIRAWAT. Salah satu murid MTS Muhammadiyah 4 Sambungmacan Hafsah Aflana (14) saat ditemui di RSUD dr Prijonegoro Sragen, Selasa (12/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 7 siswa dan 1 guru MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Sragen, terluka akibat insiden atap sekolah yang ambrol saat kegiatan belajar mengajar.
  • Berdasarkan data PSC 119 Sukowati Dinkes Sragen, para korban mengalami berbagai luka seperti hematoma, lecet, hingga fraktur, namun seluruhnya dalam kondisi sadar.
  • Pihak terkait menyebut kondisi para korban saat ini berangsur membaik, meski sebagian masih menjalani perawatan akibat trauma dan luka yang dialami.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Ada 7 siswa dan satu guru yang terluka akibat insiden atap MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan di Sragen ambrol. 

Para korban terluka ini disebut sudah membaik.

Berdasarkan data dari PSC 119 Sukowati, Dinkes Kabupaten Sragen, kondisi masing-masing siswa dan guru ada yang mengalami luka maupun trauma yakni:

Siswa

  1. Bima Davila Fahrudin: sadar, hematoma pada kepala, nyeri kaki kanan, lemas.
  2. Mikel Fahmi El Aliim: sadar, lecet kepala kiri, lecet tangan kiri, nyeri kaki kanan dan kiri.
  3. Hafsah Aflaha: sadar, hematoma pada dahi, lecet tungkai bawah kaki kiri.
  4. Wahyu Ajis Saputra: sadar, hematoma kepala belakang, lecet jari tangan kiri.
  5. Bagus Budiarto: sadar, pusing, hematoma dahi, fraktur terbuka tungkai bawah kaki kanan.
  6. Natalia Nabila: sadar, sesak napas dan gelisah.
  7. Khaila Jesica Putri: sadar, benjolan kepala depan, lecet kepala depan, bibir atas, pergelangan tangan kiri, nyeri kaki kiri.

Guru

  1. Eka Nurul Ismiyati: sadar, syok dan lemas.

Sementara itu, Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menjenguk para siswa dan guru yang menjadi korban atap kelas roboh di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

Kepada awak media, Sigit membeberkan kondisi terkini para korban sudah membaik.

Dia mengatakan sudah ada yang pulang, namun masih ada yang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Baca juga: Kondisi Siswa dan Guru Korban Atap Sekolah Ambrol di Sragen, Bupati Sebut Sudah Membaik

“Guru sudah pulang dari rumah sakit, sedangkan siswanya ada 6 orang yang di RSUD Sragen sudah membaik,” kata Sigit saat ditemui awak wartawan di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan kondisi terkini para siswa sudah terlihat membaik, bahkan ada yang sudah bisa diajak komunikasi.

CEK LOKASI. Bupati Sragen Sigit Pamungkas menengok lokasi atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan yang roboh, Rabu (13/5/2026). Dia mengungkap kondisi siswa yang terluka sudah mulai membaik.
CEK LOKASI. Bupati Sragen Sigit Pamungkas menengok lokasi atap kelas MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan yang roboh, Rabu (13/5/2026). Dia mengungkap kondisi siswa yang terluka sudah mulai membaik. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Sebelumnya, kondisi para siswa dan guru pasca kejadian mengalami luka-luka.

“Sebelumnya pingsan, kini sudah siuman dan sudah bercakap-cakap dan guyon. Untuk pembiayaan pengobatan siswa dan guru di rumah sakit ditanggung Pemerintah Kabupaten Sragen,” pungkas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved