Idul Adha 2026

Perawatan Sapi Kurban Presiden Prabowo di Sragen, Dimandikan Setiap Pagi

Sapi Kurban Presiden Prabowo diberi perawatan khusus, termasuk dimandikan setiap pagi.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
SAPI PRESIDEN. Glendoh, sapi jenis Limosin dengan berat 9 kuintal milik Hadi Sumanto (84) warga Dukuh Tugu, RT 1, RW 12, Desa Tangkil, Kecamatan/Kabupaten Sragen, dibeli Presiden RI Prabowo Subianto untuk hewan kurban, senilai Rp 80 juta, Rabu (13/5/2026). 

Bobot Parikesit mencapai 1 ton 13 kilogram.

Pemilik Mulyani Rejeki Farm, Kuncoro, mengatakan sapi tersebut dipilih karena memiliki kualitas unggul dan kondisi kesehatan yang sangat baik.

“Ini induknya PO, pejantannya Simental. Ini peranakan Simental, usianya 4 tahun, beratnya 1 ton 13 kilogram,” kata Kuncoro, Minggu (10/5/2026).

Menurutnya, awal mula sapi itu dipilih berawal dari monitoring yang dilakukan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo terhadap peternak sapi di wilayah Sukoharjo untuk menentukan hewan kurban terbaik bagi Presiden.

“Awalnya melalui dinas Kabupaten Sukoharjo. Dinas monitoring peternak di Sukoharjo dan memilih mana yang terbaik dijadikan hewan kurban Presiden,” ujarnya.

JUMBO. Potret sapi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dari peternak asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Minggu (10/5/2026). Prabowo menyumbang sapi untuk perayaan Idul Adha 2026 di Solo Raya.
JUMBO. Potret sapi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dari peternak asal Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Minggu (10/5/2026). Prabowo menyumbang sapi untuk perayaan Idul Adha 2026 di Solo Raya. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Butuh Perawatan Khusus

Kuncoro menjelaskan, sapi berukuran besar seperti Parikesit membutuhkan perlakuan dan perawatan khusus agar tetap sehat dan memenuhi standar sebagai hewan kurban Presiden.

Perawatan itu meliputi pemberian pakan dengan kandungan protein tinggi, menjaga kebersihan kandang dan tubuh sapi, hingga vaksinasi rutin.

“Kalau sapi besar itu butuh protein yang banyak. Pakannya harus memenuhi standar prioritas di atas standar biasa,” jelasnya.

Ia menambahkan, Parikesit merupakan hasil perawatan sejak kecil dari program inseminasi buatan yang dilakukan oleh mantri ternak terbaik di Kabupaten Sukoharjo.

Secara fisik, sapi jantan tersebut memiliki warna dominan cokelat dengan dua tanduk di bagian kepala. Kondisinya tampak sehat dan aktif.

Baca juga: Momen Hangat Bupati Hamenang Hadiri Silaturahmi Jagal se-Kabupaten Klaten Jelang Idul Adha 2026

Namun, rupanya Parikesit memiliki sifat pemalu ketika berada di keramaian.

Saat banyak orang mendekat, penjaga sapi terlihat beberapa kali menenangkan hewan tersebut agar tetap tenang.

Ketika diberi pakan campuran ampas tahu dan konsentrat, sapi jumbo itu tampak lahap menyantap makanannya.

Kuncoro mengaku bukan kali pertama peternakannya dipilih Presiden untuk penyediaan hewan kurban.

Sebelumnya pada tahun 2025, Presiden Prabowo juga pernah membeli sapi dari tempatnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved