Idul Adha 2026
Ragil, Sapi Kurban Prabowo di Karanganyar Jalani Karantina Khusus Hingga Bakal Dikawal Polisi
Sapi kurban bernama Ragil tersebut saat ini berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto bernama Ragil di Karanganyar menjalani karantina dan pengawasan ketat jelang Idul Adha 2026.
- Dispertan PP Karanganyar memastikan kondisi sapi sehat dan nyaman hingga proses pengiriman ke Desa Ngunut, Jumantono.
- Pengiriman sapi kurban tersebut rencananya juga akan dikawal polisi untuk menjaga keamanan selama perjalanan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M, sapi kurban milik Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Karanganyar mendapat pengawasan dan karantina ketat.
Langkah itu dilakukan untuk memastikan kondisi sapi tetap sehat hingga proses pengiriman dan penyembelihan nanti.
Sapi kurban bernama Ragil tersebut saat ini berada di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, mengatakan Ragil masih menjalani proses karantina sebelum dikirim ke lokasi penyembelihan.
“Saat ini sapi kurban Prabowo masih sedang dikarantina,” kata Feriana, Jumat (22/5/2026).
Feriana menjelaskan selama masa karantina, pengawasan kesehatan terhadap sapi dilakukan secara ketat untuk memastikan hewan tetap dalam kondisi prima.
Ia memastikan Ragil dalam keadaan sehat dan nyaman hingga nantinya dikirim ke Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar.
Baca juga: Sapi Raksasa dari Boyolali Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo, Bobotnya Fantastis!
“Selama proses karantina, dilakukan pengawasan kesehatan dan pengecekan ketat dilakukan,” kata dia.
Selain pengawasan kesehatan, Dispertan PP Karanganyar juga akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan Jumantono dan Pemerintah Desa Ngunut terkait teknis pengiriman sapi kurban tersebut.
Menurut Feriana, proses pengiriman Ragil nantinya juga akan mendapat pengawalan dari pihak kepolisian guna menjamin keamanan selama perjalanan.
“Hewan harus nyaman dengan kondisi yang sesuai saat tiba sampai hari H,” kata dia.
Ragil dijadwalkan dikirim ke lokasi tujuan pada H-1 pelaksanaan penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2026.
Bobot Capai 1,1 Ton
Sapi milik warga Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI Prabowo Subianto untuk Idul Adha 1447 H/2026 M.
Sapi jenis peranakan Simmental dengan bobot mencapai 1,1 ton itu dibeli melalui Sekretariat Presiden dengan nilai Rp 110 juta.
Sapi jumbo tersebut milik Sugiarto, warga Dukuh Duwet, RT 01 RW 01, Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar.
Ukurannya yang besar dan kondisi kesehatannya yang prima membuat sapi itu lolos seleksi sebagai hewan kurban Presiden.
Baca juga: Hadi Sumanto, Peternak Sapi Pertama di Desa Tangkil Sragen yang Sapinya Dibeli Presiden Prabowo
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, membenarkan kabar tersebut.
"Ada satu sapi di Desa Karangrejo, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar yang dibeli oleh Pak Prabowo, melalui Sekretariat Presiden untuk hewan kurban Idul Adha tahun ini," kata Feriana, Kamis (14/5/2026).
Feriana menjelaskan, sapi peranakan Simmental itu diperkirakan berusia sekitar tiga tahun.
Sebelum dibeli, sapi tersebut telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.
Baca juga: Kisah Peternak dari Tangkil Sragen, Tawarkan 2 Sapi Kurban, Hanya Glendoh yang Dipilih Prabowo
Ia mengatakan, pembayaran sapi sudah dilakukan lunas oleh Sekretariat Presiden pada Rabu (13/5/2026).
"Jenis sapi yang dibeli yaitu peranakan Simmental, dan sapi telah melewati proses pemeriksaan kesehatan, dan sudah dibayar lunas oleh Sekretariat Presiden," kata dia.
Setelah transaksi selesai, sapi tersebut kini memasuki tahap pengawasan dan karantina guna menjaga kondisinya tetap prima menjelang Idul Adha.
Menurut Feriana, pihak Sekretariat Presiden juga meminta agar sapi tidak terlalu banyak dikunjungi warga demi menjaga kesehatannya.
"Kemarin dari sekretariat Presiden telah memesan agar sapi untuk dikarantina dan tidak banyak dikunjungi, karena akan sangat riskan kepada kesehatan sapi, dan rencananya sapi itu akan dibawa ke Desa Ngunut, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar," kata dia.
Sapi berbobot fantastis itu pun kini menjadi perhatian warga sekitar setelah dipastikan menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto tahun ini.
| Perawatan Sapi Kurban Prabowo di Soloraya, Makan Comboran, Biaya Pakan Tembus Rp 50 Ribu Sehari |
|
|---|
| Pemantauan Hilal di Candi Sukuh Karanganyar Terhalang Awan, Idul Adha Ditetapkan 27 Mei 2026 |
|
|---|
| Sapi Raksasa dari Boyolali Terpilih Jadi Sapi Kurban Presiden Prabowo, Bobotnya Fantastis! |
|
|---|
| Produksi Besek Bambu Klaten Naik Tajam Jelang Idul Adha, Perajin Bisa Buat hingga 700 Tangkep Sehari |
|
|---|
| Kisah Dokter Hewan Perempuan di Sukoharjo, Pernah Ditendang Sapi hingga Rontgen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/DIBELI-PRABOWO-Ragil-sapi-peranakan-Simmental-berat-11-ton-milik-Sugiarto-warga-Karanganyar.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.