Kasus Penipuan Online di Sukoharjo
Warga Sebut Ada WNA yang Sering Menginap di Ruko Penipuan Online Internasional di Grogol Sukoharjo
Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, selama ini aktivitas di dalam ruko tampak seperti kantor biasa.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Warga Kwarasan, Grogol, Sukoharjo mengaku sering melihat WNA keluar masuk ruko yang belakangan digerebek Ditressiber Polda Jateng.
- Aktivitas di ruko berlangsung dari pagi hingga malam dan sempat dikira kantor konsultan trading atau administrasi biasa. Sebagian WNA disebut kerap menginap di lokasi.
- Polisi membongkar jaringan penipuan online internasional bermodus pig butchering dan mengamankan 38 tersangka terkait investasi kripto palsu.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO — Warga sekitar ruko di tepi Jalan Ir. Soekarno, Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, mengaku sempat melihat keberadaan sejumlah warga negara asing (WNA) yang kerap beraktivitas di lokasi tersebut sebelum digerebek Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Tengah.
Ruko tiga lantai itu belakangan diketahui menjadi lokasi operasi komplotan penipuan online jaringan internasional yang dibongkar aparat pada Rabu (20/5/2026) pagi.
Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya mengatakan, selama ini aktivitas di dalam ruko tampak seperti kantor biasa.
Baca juga: Kenapa Bulan Dzulhijjah Disebut Besar oleh Warga Solo Raya? Ternyata Ini Sejarah Panjangnya
Namun, ia beberapa kali melihat WNA keluar masuk bangunan tersebut.
“Saya juga tidak tahu itu kantor apa. Pernah saya tanya katanya konsultan trading,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).
Menurut dia, aktivitas di ruko tersebut berlangsung cukup padat sejak pagi hingga malam hari. Area parkir juga hampir setiap hari dipenuhi kendaraan para karyawan.
“Aktivitasnya dari pagi sekitar pukul 08.00 sampai 23.00 WIB,” katanya.
Baca juga: Markas Penipuan Online di Sukoharjo Digrebek, Warga Sebut Ada Karyawan WNA Tinggal di Ruko
Ia menuturkan, sebagian pekerja yang merupakan warga negara Indonesia (WNI) biasanya pulang setelah bekerja. Namun, sejumlah WNA disebut kerap menginap di dalam ruko tersebut.
“Kalau yang WNI biasanya pulang, tapi sebagian WNA ada yang tidur di situ,” ungkapnya.
Warga Tak Curiga
Warga lainnya juga mengaku tidak pernah menaruh curiga terhadap aktivitas di bangunan itu.
Selama ini, masyarakat sekitar mengira ruko tersebut digunakan sebagai kantor administrasi atau perusahaan biasa.
“Saya tidak tahu digunakan untuk apa, saya kira kantor administrasi atau semacam itu,” ujar warga lain.
| Dikira Warga Kantor Biasa, Ruko di Sukoharjo Ini Ternyata Jadi Sarang Penipu Online Internasional |
|
|---|
| Kondisi Ruko di Kwarasan Sukoharjo, Tertutup Rapat Setelah Penggerebekan Kasus Penipuan Online |
|
|---|
| Aktivitas Sibuk dari Pagi hingga Malam di Ruko Sarang Scammer Grogol, Warga Sebut tak Mencurigakan |
|
|---|
| Markas Penipuan Online di Sukoharjo Digrebek, Warga Sebut Ada Karyawan WNA Tinggal di Ruko |
|
|---|
| Warga Ungkap Aktivitas Markas Penipuan Online di Sukoharjo: Ramai dari Pagi hingga Malam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sebuah-ruko-tiga-lantai-di-Kwarasan-jadi-markas-penipuan.jpg)