Idul Adha 2026

Penampakan Sapi Kurban Prabowo di Klaten, Ukuran Jumbonya Bikin Sapi Lain Terlihat Kecil!

Sapi bernama Bima Seta itu merupakan jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 977 kilogram.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
SAPI KURBAN PRABOWO - Bima Seta, sapi kurban Presiden Prabowo Subianto tampak mencolok dari sapi kurban lain di Masjid Raya Klaten, Kabupaten Klaten, Rabu (27/5/2026). Ukurannya yang jumbo, membuat sapi kurban lain terlihat lebih kecil daripada sapi jenis Peranakan Ongole itu. 
Ringkasan Berita:
  • Sapi bantuan Presiden Prabowo di Masjid Raya Klaten menjadi perhatian karena tubuhnya besar dan mencolok.
  • Sapi jenis Peranakan Ongole bernama Bima Seta itu berbobot 977 kilogram dan dibeli seharga Rp 96 juta.
  • Banyak warga menonton sapi tersebut usai salat Id sebelum akhirnya disembelih bersama dua sapi kurban lainnya.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Sapi bantuan kemasyarakatan Presiden Prabowo Subianto di Masjid Raya Klaten menjadi sorotan warga karena memiliki tubuh besar dan tampak mencolok dibanding sapi kurban lainnya, Rabu (27/5/2026).

Sapi bernama Bima Seta itu merupakan jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 977 kilogram.

HEWAN KURBAN - Bima Seta, sapi jenis Peranakan Ongole milik Sugeng Raharjo, tampak berdiri di halaman kandang di Klaten, Jumat (15/5/2026), dengan perawatan rutin pakan sederhana dan biaya sekitar Rp 70 ribu per hari.
HEWAN KURBAN - Bima Seta, sapi jenis Peranakan Ongole milik Sugeng Raharjo, tampak berdiri di halaman kandang di Klaten, Jumat (15/5/2026), dengan perawatan rutin pakan sederhana dan biaya sekitar Rp 70 ribu per hari. (TribunSolo.com/Ibnu DT)

Hewan kurban tersebut dibeli dari peternak asal Kecamatan Jogonalan, Lingga Praditia, dengan harga Rp 96 juta.

Pantauan TribunSolo.com di lokasi, ukuran tubuh sapi bantuan Presiden membuat sapi kurban lain di area Masjid Raya Klaten terlihat jauh lebih kecil.

Baca juga: Truk Pengangkut Sapi Kurban Prabowo di Karanganyar Mogok : Dijadwalkan Tiba Sore, Baru Datang Malam

Total terdapat tiga sapi kurban yang disembelih di Masjid Raya Klaten pada Idul Adha tahun ini.

Namun, keberadaan sapi Presiden paling banyak menarik perhatian masyarakat.

Usai pelaksanaan salat Id di Alun-alun Klaten, banyak warga sengaja mendekat untuk melihat langsung sapi berbobot hampir satu ton tersebut.

Sekitar pukul 07.23 WIB, sapi kemudian dipindahkan petugas jagal menuju lokasi penyembelihan.

Meski bertubuh besar, sapi bernama Bima Seta itu tampak menurut saat dituntun petugas menuju area pemotongan hewan kurban.

Bobot Nyaris Satu Ton

Sapi bernama Bima Seta milik peternak Sugeng Raharjo (53) di Desa Dompyongan, Kecamatan Jogonalan, Klaten, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 H/2026 dengan bobot mencapai 977 kilogram.

Suasana kandang tampak ramai gemuruh sapi saat tim Tribunsolo.com, Jumat (15/5/2026) datang.

Seekor sapi berukuran jumbo berdiri tenang di halaman rumah, diikat dengan tali, sesekali mengibaskan telinga di tengah udara pedesaan yang sejuk.

Sugeng mengaku, sapi tersebut awalnya tidak dipersiapkan khusus untuk kurban presiden.

Kesempatan itu datang secara tidak terduga saat sapi digunakan dalam kegiatan festival.

Baca juga: Hendak Dikirim ke Solo Baru, Sapi Kurban Rp24 Juta Malah Lompat ke Sumur di Klaten, Akhirnya Mati

“Kemarin itu beruntung, secara tidak sengaja ada yang melihat sapi ini waktu untuk narik ngerobak (festival),” katanya.

“Dan kebetulan yang melihat itu ada dari Dinas (Ketahanan Pangan dan Pertanian /DKPP), kemudian ke sini melihat sapi," imbuhnya. 

Menurutnya, setelah dilihat langsung, sapi tersebut dinilai memenuhi kriteria. Ia pun tidak menyangka akan terpilih.

“Dia bilang, kalau sapi ini masuk (kriteria kurban). Ya Alhamdulillah,” ujarnya.

Bima Seta merupakan sapi jenis Peranakan Ongole (PO) berusia sekitar lima hingga enam tahun.

Bobot terakhirnya tercatat 977 kilogram, mendekati satu ton.

“Bobotnya 977 kg, jenisnya Sapi PO,” paparnya.

Sempat Tawarkan 2 Ekor Sapi

Sugeng menambahkan, sebelum akhirnya dipilih, ia sempat menawarkan dua ekor sapi. Namun yang dipilih adalah Bima Seta karena ukuran tubuhnya paling besar.

“Saya tawarkan 2, tapi pada akhirnya yang masukkan yang ini karena besar ini. Bobotnya itu lebih berat satu kwintal,” katanya.

Kini, setelah resmi dibeli Presiden, perawatan sapi semakin diperhatikan agar kondisinya tetap optimal hingga hari penyembelihan.

“Setelah dibeli oleh Pak Prabowo, memelihara sapi ini semakin baik dan bagus. Jangan sampai nanti kurus atau bobotnya berkurang,” pungkasnya.

Baca juga: Info Kuliner Enak Dekat Stasiun Klaten dari Bakso, Mie Pedas hingga Mangut yang Sudah Tersohor

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved