Idul Adha 2026
Geger! 2 Anak Sapi Mati Tersembelih di Kandang Karanganyar, Pelaku Ternyata Baru Pulang dari RSJ
Pelakunya ternyata merupakan anak kandung pemilik sapi yang disebut baru sepekan pulang dari rumah sakit jiwa (RSJ).
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Dua ekor anak sapi milik warga ditemukan mati tersembelih di dalam kandang, Dusun Metro, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Rabu (27/5/2026).
- Pelakunya ternyata merupakan anak kandung pemilik sapi yang disebut baru sepekan pulang dari rumah sakit jiwa (RSJ).
- Sebelum kejadian pelaku sempat mendatangi lokasi penyembelihan hewan kurban sambil membawa pisau. Namun panitia tidak melibatkannya dalam proses penyembelihan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Warga Dusun Metro, Desa Wonokeling, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar dibuat geger saat perayaan Idul Adha 1447 H/2026 M.
Dua ekor anak sapi milik warga ditemukan mati tersembelih di dalam kandang. Pelakunya ternyata merupakan anak kandung pemilik sapi yang disebut baru sepekan pulang dari rumah sakit jiwa (RSJ).
Dua anak sapi itu diketahui milik Wiji (60), warga Dusun Metro, Desa Wonokeling.
Baca juga: Nilai Kurban LDII Wonogiri Tembus Rp 13,2 Miliar, Ada 520 Ekor Sapi dan Ribuan Kambing Disembelih
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui tetangga sekitar pada Kamis (28/5) sekitar pukul 13.00 WIB.
Kepala Desa Wonokeling, Suyat, mengatakan warga mendapati dua anak sapi sudah dalam kondisi mati di kandang.
"Ada dua ekor anak sapi yang mati tersembelih, dan diketahui pelakunya anaknya sendiri," kata Suyat, Kamis (28/5).
Setelah ditelusuri, pelaku diketahui adalah Eko (33), anak pemilik sapi. Aksi itu dilakukan tanpa diketahui warga maupun keluarga.
Diduga Dipicu Hal Ini
Menurut Suyat, sebelum kejadian pelaku sempat mendatangi lokasi penyembelihan hewan kurban sambil membawa pisau. Namun panitia tidak melibatkannya dalam proses penyembelihan.
"Kemarin dia lihat orang menyembelih hewan qurban, dia sudah datang dan bawa pisau, namun dia tidak dilibatkan, kemudian pulang lalu potong sapi bapaknya sendiri," kata dia.
Suyat mengungkapkan, kondisi kejiwaan pelaku memang sedang terganggu. Bahkan, pelaku disebut baru satu minggu pulang dari perawatan di RSJ.
"Anaknya tidak waras, dia dulu sehat waktu SMA sampai kuliah sehat normal, pintar, namun jelang akhir kuliah dia mulai mengalami tidak waras dan pernah dirawat di RSJ, dan seminggu lalu baru pulang," kata dia.
Baca juga: Jagal Telat Datang, Penyembelihan Sapi Kurban Prabowo di Masjid Agung Solo Molor Hampir 2 Jam
Pelaku Diam Seribu Bahasa
Pasca kejadian tersebut, pihak desa bersama keluarga langsung memanggil jagal untuk menangani dua bangkai anak sapi tersebut. Kedua sapi kemudian dibeli oleh penjagal.
Warga dan keluarga juga sempat menanyakan alasan pelaku menyembelih dua anak sapi tersebut. Namun pelaku hanya diam tanpa memberikan jawaban.
"Setelah kejadian, keluarga dan warga sempat tanya ke dia soal motifnya, namun dia hanya diam saja, sehingga, pihak keluarga legawa, dan dari kami langkah kami membawa dia ke RSJ lagi," kata dia.
| Makna Gunungan Jaler dan Estri di Grebeg Besar Idul Adha Keraton Solo, Bukan Prosesi Biasa |
|
|---|
| Resep Sate Buntel Kambing Khas Solo Anti Alot, Ide Olahan Daging Kurban Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Kronologi Sapi di Sine Sragen Lari ke Persawahan, Tali Dadung Lepas |
|
|---|
| Sapi Kurban Nyemplung Sungai di Klaten, Petugas Damkar Berjibaku hingga Tiga Jam Tengah Malam |
|
|---|
| Sapi Kurban di Sine Sragen Lepas, Damkar Turun Tangan Evakuasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/DISEMBELIH-ANAK-SENDIRI-Dua-ekor-anak-sapi-milik-warga-ditemukan-mati-tersembelih-di-dalam-kandang.jpg)