Begal di Sragen

Komplotan Begal di Sragen Diringkus, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur

Komplotan begal di Sragen diamankan, mereka beraksi hingga membuat satu orang terluka di kawasan Sukodono.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
DITANGKAP. Para pelaku begal diamankan polisi, Selasa (2/6/2026). Salah satu pelaku masih di bawah umur. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi mengamankan empat pelaku begal dan pengeroyokan terhadap Seftian Dwicahyo (28) di area bekas penggilingan padi Dukuh Ngawen, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Sragen. Satu pelaku lain berinisial P masih buron dan masuk DPO.
  • Korban diserang saat beristirahat sepulang kerja dari PT Hwashin Global Indonesia. 
  • Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan polisi tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Komplotan begal di Sragen diringkus. 

Mereka sebelumnya beraksi di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Aksi mereka dilakukan pada Selasa (26/5/2026) dini hari lalu.

Korban diketahui bernama Seftian Dwicahyo (28), warga Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Sementara identitas pelaku masing-masing berinisial R.E.W.N. (27), I.A. (22), F.A.S. (19), B.N.R. (17), dan P.

Lokasi kejadian berada di area gudang bekas penggilingan padi di Dukuh Ngawen, Desa Majenang, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.

Aksi brutal itu terjadi pada Selasa dini hari, 26 Mei 2026 sekitar pukul 03.00 WIB.

Kejadian bermula saat korban baru pulang kerja dari PT Hwashin Global Indonesia di wilayah Kecamatan Sidoharjo dan berhenti untuk beristirahat di lokasi kejadian.

Namun nahas, korban justru menjadi sasaran pengeroyokan dan perampasan oleh lima pelaku yang datang secara berkelompok.

Masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.

Pelaku berinisial R.E.W.N. (27), warga Gesi, diduga menjadi pelaku utama yang melakukan kekerasan paling brutal.

Ia memukul kepala korban menggunakan tangan kosong, menghantam korban menggunakan senjata pemukul jenis benekel lebih dari dua kali, serta menodongkan pisau karambit ke arah korban hingga melukai bagian dagu dan leher korban.

Sementara pelaku I.A. (22) berperan memiting leher korban sebanyak dua kali dan memukul dada korban menggunakan tangan kosong.

Pelaku lainnya, F.A.S. (19), turut berada di lokasi dan berperan memisahkan rekannya saat senjata tajam diarahkan ke korban.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved