Kenaikan Harga BBM
Pemandangan Sore di SPBU Klaten, Antrean Pengisi Pertalite Mengular
Pertalite diburu di Klaten, antrean terlihat mengular di kawasan SPBU Kota, ada juga pembatasan pembelian pertalite.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ia mengakui kenaikan harga Pertamax juga berdampak pada pengeluaran biaya bahan bakar.
"Ya kerasa lah, makanya mikir dua kali," ucapnya.
"Apalagi ini uang upah hasil kerja, juga enggak ada kabar naik," celotehnya.
Penjualan Pertalite Ditutup Sejak Sore
Hal senada terkait kenaikan biaya bensin juga diungkapkan pengemudi ojek online.
Wanto, misalnya, mengatakan bahwa ia terbiasa membeli Pertamax jika antrean motor pada pengisian Pertalite panjang.
"Sekarang enggak berani, karena lumayan juga naiknya," ujarnya.
Baca juga: Enggan Beralih ke Pertalite, Pengguna Pertamax di Solo Berharap Harga Segera Turun
Pantauan di SPBU wilayah Jonggrangan, penjualan BBM jenis Pertalite sudah ditutup sejak sore hari.
Diketahui, kuota BBM Pertalite sudah lama dibatasi oleh pemerintah.
Kenaikan harga Pertamax mulai diterapkan per 10 Juni 2026.
Dari yang sebelumnya Rp12.300 per liter, kini menjadi Rp16.250 per liter. (*)
| Enggan Beralih ke Pertalite, Pengguna Pertamax di Solo Berharap Harga Segera Turun |
|
|---|
| Imbas Harga BBM Pertamax Naik, OPD Klaten Tak Lagi Pakai Mobil Dinas, Bakal Ganti Bus Sekolah |
|
|---|
| Kondisi SPBU Tempursari Boyolali, Hanya 3 Kendaraan Isi Pertamax dalam 30 Menit |
|
|---|
| Batas Pembelian Pertalite SPBU Jombor Sukoharjo Maksimal 10 Liter per Transaksi, Ini Penjelasannya |
|
|---|
| Kenaikan Harga Pertamax, Antrean Pertalite di Sukoharjo Membludak, Kuota Ditambah? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Antrean-pertalite-533.jpg)