Tawuran di Boyolali
Tawuran Antar Perguruan Silat Pecah di Banyudono Boyolali, Jalan Solo-Semarang Sempat Lumpuh
Bentrokan yang terjadi usai kegiatan doa bersama perguruan silat PSHW itu sempat membuat ruas jalan nasional tersebut tertutup.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Tawuran antar kelompok terjadi di depan rest area Banyudono, Boyolali, Rabu dini hari, dan sempat menutup ruas Jalan Solo-Semarang.
- Bentrokan terjadi setelah kegiatan doa bersama PSHW di Singkil, saat rombongan peserta yang hendak pulang dihadang kelompok lain dari arah berlawanan.
- Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerugian hanya satu sepeda motor yang mengalami kerusakan ringan akibat sempat terbakar.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Tawuran antar kelompok pecah di kawasan Jalan Solo-Semarang, tepatnya di depan rest area Dukuh Banyudono, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026) dini hari.
Bentrokan yang terjadi usai kegiatan doa bersama perguruan silat PSHW itu sempat membuat ruas jalan nasional tersebut tertutup dan memicu kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan rekaman video yang diterima TribunSolo.com, dua kelompok terlibat aksi saling kejar di badan jalan.
Baca juga: Pemuda yang Dikeroyok di Jalan Solo-Tawangmangu Ternyata Anggota Perguruan Silat, Ada Konflik?
Massa dari arah barat terlihat mengejar kelompok yang datang dari arah timur.
Agus, warga sekitar, mengatakan keributan berlangsung singkat namun cukup menghebohkan warga yang tengah beristirahat.
"Cuma sebentar kok, tapi ramai sekali tadi malam itu," kata Agus saat ditemui TribunSolo.com, Rabu pagi.
Menurutnya, suara keributan membuat banyak warga keluar rumah untuk melihat situasi.
Meski rumahnya berjarak sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, ia masih dapat menyaksikan suasana bentrokan yang terjadi di jalan raya.
"Anak saya yang lihat. Kalau saya di depan rumah," katanya.
Baca juga: Viral Pocong Jadi-jadian di Solo, Ternyata Hanya Iseng Usai Latihan Perguruan Silat
Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Banyudono, AKP Tri Hartono, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Kronologi Tawuran Terjadi
Ia menjelaskan, saat kejadian dirinya bersama anggota kepolisian sedang bersiaga di wilayah perbatasan Colomadu, Karanganyar.
Pengamanan dilakukan karena sebelumnya terdapat kegiatan doa bersama yang digelar perguruan silat PSHW di kawasan Singkil, Boyolali.
Setelah acara selesai, rombongan peserta dari arah barat diketahui hendak kembali ke daerah masing-masing.
Namun di tengah perjalanan mereka bertemu kelompok lain yang datang dari arah berlawanan.
| Malam 1 Suro di Keraton Solo, Hangabehi Kirabkan 15 Pusaka, Purboyo Batal Keluarkan Pusaka |
|
|---|
| Sasana Sewoko Dipenuhi Kerabat dan Abdi Dalem, Dua Kubu Keraton Solo Sempat Adu Mulut |
|
|---|
| Jelang Kirab Suro, Dua Kubu Keraton Solo Saling Membelakangi di Sasana Sewoko |
|
|---|
| Cerita Serati Kebo Bule di Solo, Jalani Tradisi Dimandikan Air Sumur |
|
|---|
| Info Tempat Ngopi Jadul Sederhana, Enak dan Murah Meriah di Bayat Klaten: Warung Kopi Pak Uwo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/MENCEKAM-Bentrokan-antar-kelompok-perguruan-silat-pecah-di-kawasan-Jalan-Solo-Semarang.jpg)