Kecelakaan di Solo
PPPK Pemkot Solo Alami Kecelakaan, Motor Dinas Remuk, Kini Tak Sadarkan Diri
Kecelakaan melibatkan PPPK Pemkot Solo. Dia mengalami kecelakaan saat berangkat kerja dan motor dinasnya rusak.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Nasib nahas dialami oleh US (52), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Balai Kota Solo saat tengah berangkat kerja pada Jumat (10/10/2025) 05.00 WIB subuh.
Kendaraan dinas yang ia kendarai yakni Honda Supra X dengan nomor polisi (nopol) AD 6982 XS mengalami kecelakaan adu banteng dengan kendaraan jenis Yamaha Aerox AD 3803 KA yang dikendarai oleh S (18).
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Vebby Ramadani Lavery melalui Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo, Ipda Yuli Nurus Yani membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua pengendara sepeda motor tersebut.
Yuli menjelaskan, bahwa kecelakaan yang terjadi di simpang Panggung, Kecamatan Jebres Kota Solo tersebut bermula saat dua pengendara melaju dari dua arah yang berlawanan.
"Dari penyelidikan anggota, itu dari saksi itu ada yang mengatakan bahwa Aerox melaju dari Selatan ke Utara. Sementara pengendara Supra dari arah Utara ke Selatan," ujar Yuli.
"Kemudian dari kesaksian saksi, Aerox tersebut (melaju) agak ke kanan sehingga terjadi kecelakaan. Untuk sementara keterangan saksi yang mengetahui di sana itu adu banteng," lanjutnya.
Baca juga: Pulang Healing dari Tawangmangu, 3 Remaja Boncengan Naik PCX Kecelakaan dengan XPander di Tasikmadu
Akibat insiden tersebut, kedua pengendara kini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) dr Oen Kandang Sapi dan dalam kondisi masih tak sadarkan diri.
"Sementara ini masih dalam perawatan di RS dr Oen untuk pengendara Supra dan masih belum sadar. Untuk pengendara Aerox juga sama," terang Yuli.
Disinggung terkait penyebab kecelakaan, Yuli menerangkan pihaknya masih melakukan pendalaman sembari menunggu keterangan dari kedua pengendara yang masih belum bisa dimintai keterangan.
"Iya kami masih mengadakan penyelidikan karena kami juga masih butuh beberapa saksi yang menguatkan dan mengetahui kejadiannya seperti apa," urai dia.
Sementara itu, kondisi kedua kendaraan pun nampak remuk di bagian depan. Dari pantauan TribunSolo.com, kendaraan yang dikendarai US mengalami rusak di bagian depan termasuk velg ban sampai ringsek. Sementara kendaraan yang dikendarai S hancur di bagian depan sampai dan bahkan ban motor sampai lepas dari bodi motor.
Dalam kesempatan yang sama, Yuli juga tak memungkiri ada kebiasaan yang tidak disadari pengguna jalan pada saat melaju di waktu-waktu tertentu seperti subuh dengan menancap gas kendaraannya di atas rata-rata kecepatan.
Oleh karena itu, ia menghimbau agar masyarakat tetap harus berhati-hati ketika berada di jalan raya.
"Tidak hanya subuh, biasanya malam itu pengendara merasa kalau jalan sudah agak sepi. Kemudian memanfaatkan jalan sepi itu untuk ngembut, oleh karena itu kami menghimbau pada saat siang, malam atau pagi yang pasti kita tetap harus berhato-hati dan tidak ngebut di jalan. Karena apapun yang terjadi, keselamatan diri kita sendirilah yang paling utama," himbau Yuli.
"Apabila kita menjaga keselamatan kita, kita juga menjaga keselamatan orang lain dengan mematuhi peraturan lalu lintas. Kecelakaan kan terjadi karena adanya pelanggaran ataupun ketidakwaspadaan pengendara," pungkasnya. (*)
| Kisah Di Balik Tergulingnya Truk Muatan Beras 9 Ton Hingga Ringsek di Perempatan Baturono Solo |
|
|---|
| Aksi Heroik Sopir Truk Banting Setir Hindari Tabrak Pemotor di Perempatan Baturono Solo |
|
|---|
| Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Ugal-ugalan, Polisi Masih Dalami Keterangan Saksi dan Bukti |
|
|---|
| 2 Derek Terjun Evakuasi Bus Sugeng Rahayu Pasca Tabrak Pembatas Jalan di Jembatan Jurug Solo |
|
|---|
| Nasib 25 Penumpang Bus Sugeng Rahayu yang Kecelakaan di Jembatan Jurug Solo : Diantar ke Terminal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ASN-Pemkot-Solo-tabrakkan.jpg)