Konferda DPD PDIP Jawa Tengah

Alasan Mundurnya FX Rudy dari Plt Ketua DPD Jateng terkait Pembatalan Konferda? Ini Kata DPC Solo

Timbul pertanyaan apakah pengunduran diri FX Rudy ini terkait dengan pembatalan Konferda yang semestinya dilaksanakan Selasa (16/12/2025).

Tayang:
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
TAK BISA PASTIKAN - Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa saat ditemui, Kamis (18/12/2025). FX Hadi Rudyatmo mengajukan pengunduran diri sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai pelaksana tugas bulan Desember 2025 ini. Teguh tak bisa memastikan alasan dari pengunduran diri FX Rudy tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • FX Hadi Rudyatmo mengajukan pengunduran diri sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jateng jelang akhir masa jabatan Desember 2025.
  • Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa menyebut belum bisa memastikan kaitan mundurnya FX Rudy dengan pembatalan Konferda.
  • Teguh menilai keputusan itu telah dipikir matang, mengingat kewenangan Konferda berada di tangan DPP PDIP.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - FX Hadi Rudyatmo mengajukan pengunduran diri sebagai Plt Ketua DPD PDIP Jawa Tengah menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai pelaksana tugas bulan Desember 2025 ini.

Timbul pertanyaan apakah ini terkait dengan pembatalan Konferda yang semestinya dilaksanakan, Selasa (16/12/2025).

Baru pada Rabu (17/12/2025) pengunduran diri FX Rudy itu diajukan. Surat ini tertanggal Jumat (12/12/2017). 

Menjawab pertanyaan ini,  Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa tak bisa memastikan.

Namun ia sendiri mengakui masa jabatan memang berakhir bulan Desember 2025 ini.

RUDY MUNDUR - Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa saat ditemui Kamis (18/12/2025). Ia menyebut para kader masih berharap FX Hadi Rudyatmo bisa ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah secara definitif.
RUDY MUNDUR - Plt Ketua DPC PDIP Solo Teguh Prakosa saat ditemui Kamis (18/12/2025). Ia menyebut para kader masih berharap FX Hadi Rudyatmo bisa ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Tengah secara definitif. (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

“Tidak secara empiris itu ya (dampak pembatalan konferda),” terang Teguh.

Sedangkan mengenai pengunduran diri menjelang masa jabatan berakhir, pihaknya meminta awak media menanyakan langsung ke FX Rudy.

“Ya itu keputusannya beliau lah (pengunduran diri menjelang masa akhir jabatan). Karena sampai hari ini saya belum ketemu, belum bisa komunikasi,” terang Teguh.

Meski pengunduran diri ini dilakukan secara tiba-tiba, ia yakin FX Rudy telah berpikir secara matang mengajukan hal ini.

Baca juga: Muncul Kabar FX Rudy Mundur dari Posisi Plt Ketua DPD Jateng, DPC PDIP Solo Langsung Konsolidasi

“Ya, kalau pengunduran diri kan itu ranahnya Pak Ketua Plt DPD. Tapi makna dari pengunduran diri itu bahwa Pelaksana Tugas Ketua DPD maupun mungkin saya DPC dibatasi sampai Desember. Saya yakin beliau juga berpikir panjang,” jelasnya.

Meski menentukan pucuk pimpinan di tingkat provinsi, penyelenggaraan Konferda merupakan kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Jadi ini sudah pertengahan Desember lebih, setelah ada pengunduran penjadwalan ulang itu. Setelah beliau pulang, saya juga tahu ceritanya tapi tahu-tahu diberi surat itu. Jadi pada hematnya beliau ingin tidak kewirangan kalau Plt tidak bisa melaksanakan konferda yang diamanahkan oleh Ketua Umum kan dibatasi sampai Desember. Biarpun jadwal itu yang punya kewenangan DPP bukan DPD,” tuturnya.

Surat Pengunduran Diri Mendadak

Teguh mengakui surat pengunduran diri tersebut muncul tiba-tiba tanpa komunikasi sebelumnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved