Komplain MBG di Solo

Menu MBG di Solo Dikomplain Tak Layak, Isinya Belimbing Mentah hingga Roti

Menu MBG di Solo dikomplain tak layak. Sebab, ada yang hanya isinya roti seribuan dan belimbing mentah.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
TANGKAPAN LAYAR. Sejumlah orang tua murid mengkomplain menu kering Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan selama puasa. Mereka kecewa dengan isi ada buah-buahan masih mentah. (Istimewa/ULAS) 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah orang tua murid di Solo mengeluhkan menu kering MBG selama Ramadan, seperti belimbing yang masih mentah, roti murah, hingga kurma tiga biji yang dinilai tak layak. Aduan disampaikan melalui ULAS.
  • Wali Kota Solo, Respati Ardi, menyurati Badan Gizi Nasional agar menu MBG dievaluasi dan diperbaiki sesuai kebutuhan siswa.
  • Dinas Pendidikan meminta sekolah menyampaikan keluhan ke SPPG. Jika tak ada tindak lanjut, laporan bisa diteruskan ke dinas atau Satgas MBG.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sejumlah orang tua murid mengomplain menu kering Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan selama puasa.

Mereka mendapatkan belimbing yang terlihat masih mentah hingga kurma tiga biji yang dinilai tak layak.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, pun menyurati Badan Gizi Nasional agar menu yang dibagikan saat Bulan Ramadan bisa dievaluasi. Dari hasil aduan, menurutnya banyak menu yang tidak sesuai harapan.

“Terkait MBG di bulan Ramadan ini, kami bersurat kepada Badan Gizi Nasional untuk memberikan masukan. Karena banyak aduan warga, ada menu-menu yang tidak tepat yang sekarang sedang diberikan kepada anak-anak kami di sekolah,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Respati memastikan akan terus berkoordinasi dengan BGN agar masalah ini bisa segera teratasi.

Ia juga berharap BGN dapat segera menindaklanjuti SPPG terkait agar dapat menyalurkan MBG dengan menu yang baik.

“Kami terus sampaikan kepada Badan Gizi Nasional. Semoga Badan Gizi Nasional segera menindaklanjuti kepada SPPG terkait sehingga bisa memperbaiki menu MBG yang diberikan kepada anak-anak sekolah,” jelasnya.

SPPG DI SOLO - Suasana proses penyiapan MBG di SPPG Kota Barat, Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Wali Kota Solo Respati Ardi sempat menyayangkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Solo lantaran diduga merekrut relawan dari luar Solo untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
ILUSTRASI. Suasana proses penyiapan MBG di SPPG Kota Barat, Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.  (TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin)

Komplain Melalui ULAS

Sejumlah orang tua murid membagikan menu makanan yang didapat anaknya di Unit Layanan Aduan Surakarta (ULAS).

Salah satunya Wieyarni yang mengeluhkan menu belimbing yang terlihat mentah, roti seribuan, dan jagung serut.

“Saya mau tanya perihal menu MBG, Pak, untuk sekolah anak saya. Hari ini saja menunya cuma buah belimbing hijau, roti seribuan, dan jagung serut,” ungkapnya.

Ada pula Siti Khotijah yang mengeluhkan menu yang hanya roti semir, kurma tiga biji, dan apel.

Ia mempertanyakan anggaran yang digunakan untuk merealisasikan menu ini.

Baca juga: Petani Melon Sragen Kesulitan Pasarkan Panen, Harap Diserap Program MBG

“Mohon ditinjau ulang untuk SPPG ‘nakal’ tiga hari ini. MBG keringnya tidak masuk akal. Semua SPPG Banjarsari Kadipiro. Terima kasih. Roti semir, kurma kering tiga biji, apel satu. Anggarannya seberapa kok dapatnya cuma seperti ini,” tulisnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan pihaknya telah membuat kebijakan mulai dari penerimaan MBG hingga penyampaian keluhan apabila ditemukan masalah.

 Jika ada sekolah yang ingin komplain, bisa langsung disampaikan ke SPPG masing-masing wilayahnya.

“Sehingga kalau ada hal yang perlu diperbaiki bisa disampaikan ke SPPG. Dan apabila tidak ada tindak lanjut bisa lapor ke dinas atau Satgas MBG,” imbuhnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved