Ramadan 2026

Suasana Malam Selikuran Keraton Solo, Kedua Kubu Jalankan Rute Kirab Masing-Masing

Upacara adat malam selikuran di Keraton Solo dimulai malam ini, dua kubu sudah bersiap dengan rute masing-masing.

|
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
MALAM SELIKURAN. Kirab malam selikuran dilangsungkan oleh kedua kubu dengan rute kirab masing-masing. Pakubuwono XIV Purboyo keluar melalui Pintu Kori Kamandungan pukul 19:56 WIB pada Senin (9/3/2026). Ia berjalan berserta para pengiringnya menuju Sitihinggil. 

Ringkasan Berita:
  • Kirab Malam Selikuran di Keraton Solo digelar oleh dua kubu dengan rute berbeda. 
  • Pakubuwono XIV Purboyo memulai kirab dari Pintu Kori Kamandungan sekitar pukul 19.56 WIB menuju Sitihinggil.
  • Dalam kirab tersebut juga dibawa sejumlah jodhang berisi makanan yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat saat rombongan tiba di kawasan Taman Sriwedari.
  • Sementara itu, Lembaga Dewan Adat (LDA) yang mendukung Pakubuwono XIV Hangabehi memulai kirab dari Semorokoto menuju Masjid Agung Keraton Solo

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kirab malam selikuran dilangsungkan oleh kedua kubu dengan rute kirab masing-masing.

Pakubuwono XIV Purboyo keluar melalui Pintu Kori Kamandungan pukul 19.56 WIB.

Ia berjalan bersama para pengiringnya menuju Sitihinggil.

Sinuhun Purboyo didampingi oleh Sasana Wilapa PB XIV Purboyo, GKRP Timoer Rumbai Kusuma Dewayani.

Di belakangnya ada sejumlah iring-iringan mulai dari lampion, lampu ting, hingga gamelan.

Baca juga: Malam Selikuran Keraton Solo: Dua Kubu Gelar Kirab dengan Rute dan Waktu Berbeda

Lalu ada jodhang-jodhang yang memuat sajian makanan.

Nantinya makanan ini akan dibagikan ke masyarakat sesampainya di Taman Sriwedari.

Sementara itu, Lembaga Dewan Adat (LDA) yang mendukung Pakubuwono XIV Hangabehi memulai acara di Semorokoto.

Nantinya mereka akan menjalankan kirab menuju Masjid Agung Keraton Solo.

Saat ini baik Sinuhun Hangabehi maupun Pelaksana Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan belum tampak hadir.

Dilestarikan Sejak Era PB X

Tradisi Malam Selikuran di Keraton Solo ternyata sudah dilestarikan sejak era Pakubuwono X.

Keraton Solo, akan menggelar upacara adat Malam Selikuran pada Senin (9/3/2026) besok. 

Upacara adat ini memperingati Lailatul Qadr yang dipercaya lebih mulia dari 1.000 bulan.

Pengageng Parentah PB XIV Purboyo, KGPHAP Dipokusumo, mengungkapkan tradisi ini terutama dilestarikan sejak era Pakubuwono X.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved