Makan Bergizi Gratis di Solo

Menu MBG Fish and Chip Mojosongo Solo Disentil Pandji hingga dr. Tan, Respati Angkat Bicara

Menu Fish and Chips SPPG Mojosongo menuai kritik, Wali Kota Solo Respati Ardi angkat bicara.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
JADI SOROTAN - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mojosongo, yang diberi nama Fish and Chips, menjadi sorotan publik, belum lama ini. Wali Kota Solo, Respati Ardi, telah meninjau langsung SPPG tersebut dan memastikan evaluasi menu segera dilakukan. 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOOO.COM, SOLO - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mojosongo, yang diberi nama Fish and Chips, menjadi sorotan publik.

Program yang seharusnya mendukung asupan gizi anak-anak ini mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk komedian Pandji Pragiwaksono dan ahli gizi dr. Tan Shot Yen.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, telah meninjau langsung SPPG tersebut dan memastikan evaluasi menu segera dilakukan.

“Aduan warga akan menjadi indikator awal apabila memang ada persoalan dalam penyajian. Kalau salah akan kita evaluasi dan harus memperbaiki. Namun kalau SPPG sudah sesuai aturan dan mengukur kadar gizi dengan baik dan benar maka akan kita sampaikan benar. Jadi mari kita awasi bersama agar MBG bisa benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Respati usai sidak pada Jumat (13/3/2026).

Kritik publik pun ramai, termasuk dari netizen dengan akun Instagram @surakartahits_, yang secara satir menyebut Fish and Chips SPPG Mojosongo sebagai “hasil karya SPPG Mojosongo”.

Menu ini dikemas dalam kemasan vakum, namun tak terlihat adanya ikan atau kentang seperti yang seharusnya.

Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mojosongo
JADI SOROTAN - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Mojosongo, yang diberi nama Fish and Chips, menjadi sorotan publik, belum lama ini. Menu ini dikemas dalam kemasan vakum, namun tak terlihat adanya ikan atau kentang seperti yang seharusnya.

Wali Kota Solo Soroti Kualitas Gizi

Respati mengakui adanya kekurangan gizi dan kualitas pada menu yang diberikan.

Ia menilai pelaksanaan program MBG di SPPG Mojosongo memprihatinkan dan menjadi perhatian nasional.

“Melihat pengalaman ini, ini sudah sangat memprihatinkan. Pelaksanaan MBG di SPPG Mojosongo menjadi atensi nasional karena pelaksanaannya tidak baik. Saya sangat menyayangkan sekali karena banyak laporan menu MBG tidak layak,” tegasnya.

Program MBG, menurut Respati, seharusnya fokus pada pemenuhan nilai gizi sesuai standar.

Ia meminta seluruh SPPG agar konsisten menerapkan standar operasional yang berlaku.

Baca juga: Efek Warga Protes Telur Puyuh Busuk di Menu MBG Solo, SPPG Bermasalah Dilaporkan ke Pusat

Tindakan Tegas Jika Ada Pelanggaran

Respati menegaskan, jika ditemukan pelanggaran prosedur, pihaknya akan menindak tegas dan melaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

“Satgas MBG bersama TNI-Polri dan Kejaksaan akan menindak tegas bagi SPPG yang tidak melaksanakan program ini sesuai ketentuan,” jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved