Lebaran 2026
Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo : Ada Rambak Petis Pak Dul Jagalan yang Legend dan Enak
Salah satu kuliner khas Solo yang cukup legendaris dan wajib dicoba ketika di Solo adalah rambak petis.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Rambak petis menjadi salah satu oleh-oleh kuliner legendaris dari Solo yang berasal dari Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres.
- Jajanan ini terbuat dari kerupuk kulit sapi yang disajikan dengan sambal petis manis gurih, tradisinya sudah ada sejak masa Keraton dan penjajahan Belanda.
- Hingga kini produksi masih dilakukan secara tradisional, salah satunya di Rambak Petis Pak Dul, meski menghadapi tantangan perubahan zaman.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Momen Lebaran 2026 segera datang dalam hitungan hari, Kota Solo, Jawa Tengah, jadi salah satu tujuan mudik atau liburan.
Jika sedang mudik atau liburan di Solo, tentunya jangan sampai lewatkan beli oleh-oleh khas Kota Bengawan.
Solo sendiri dikenal memiliki banyak kuliner khas yang layak dijadikan oleh-oleh atau cinderamata.
Baca juga: Info Mudik Gratis Polri Presisi 2026 : Dibuka Hari Ini, Ada Kuota 2.500 Orang Tujuan Solo Raya
Dari citarasa manis sampai gurih ada di sini.
Salah satu kuliner khas Solo yang cukup legendaris dan wajib dicoba ketika di Solo adalah rambak petis.
Di Solo, ada sebuah kelurahan dengan jejak sejarah dan tradisi kuliner yang kuat, yaitu Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres.
Dari Jagalan lah, jajanan rambak petis diproduksi hingga melegenda sampai sekarang.
Baca juga: Panduan Oleh-oleh Khas Solo: Beli Batik di Tempat-tempat Ini, Kualitas Memuaskan
Sejarah Rambak Petis Khas Jagalan
Dari 51 kelurahan yang ada di Kota Bengawan, Jagalan punya keunikan tersendiri, namanya berasal dari kata jagal, yang berarti tukang sembelih hewan.
Sesuai dengan namanya, wilayah ini memang sejak lama dikenal sebagai pusat penyembelihan sapi dan pengolahan produk turunannya.
Sejak masa penjajahan Belanda, Jagalan sudah dikenal sebagai pusat jagal sapi.
Pemerintah Hindia Belanda, Keraton Kasunanan Surakarta, hingga para priyayi ningrat mempercayakan proses penyembelihan sapi kepada warga Jagalan.
Baca juga: Jadwal KA Argo Lawu Solo-Jakarta 2026 dan Harga Tiketnya untuk Mudik Lebaran 2026
Bahkan, pada tahun 1903, Pakubuwono X mendirikan monumen abbatoir atau rumah potong hewan yang kini masih berdiri dan berfungsi sebagai kantor Dinas Peternakan.
Saat daging sapi disajikan untuk kalangan bangsawan, kulit sapinya sering kali dimanfaatkan oleh warga sekitar.
Sebagian diserahkan ke perajin wayang dan produk kulit lainnya, dan sebagian lagi diolah menjadi jajanan khas yang kini menjadi ikon kuliner: rambak petis.
Rambak Petis Pak Dul: Jajanan Tradisional dengan Resep Warisan
| Masih Momen Lebaran, Sosis Khas Boyolali dan Solo Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh |
|
|---|
| Arus Balik via Tol Solo-Semarang Hari Ini : Gerimis di Boyolali, Lalu Lintas Ramai Lancar |
|
|---|
| Arus Lalu Lintas Tol Solo-Ngawi Terpantau Ramai Lancar, Rest Area 538 Padat Kendaraan |
|
|---|
| Arus Balik Kendaraaan Pemudik di Tol Solo-Semarang di Boyolali Terpantau Ramai Lancar |
|
|---|
| Rendahnya Okupansi Hotel Solo saat Lebaran 2026 Sudah Diprediksi, Sampai Pilih Tak Naikkan Harga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/oleh-oleh-rambak-petis.jpg)