Kecelakaan di Solo
2 Derek Terjun Evakuasi Bus Sugeng Rahayu Pasca Tabrak Pembatas Jalan di Jembatan Jurug Solo
Bus Sugeng Rahayu yang menabrak pembatas jalan itu posisinya melintang di Jembatan Jurug C, sehingga membuat jalan tak bisa dilewati.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Bus Sugeng Rahayu menabrak pembatas jalan di Jembatan Jurug, Jebres, Solo, Kamis (19/3/2026) dini hari, dan menghalangi jalan di jembatan Jurug C
- Dua buah derek harus dikerahkan untuk mengevakuasi Bus Sugeng Rahayu tersebut.
- Petugas kepolisian sempat melakukan rekayasa lalu lintas karena jembatan Jurug C tertutup bus. Jembatan Jurug B menjadi dua arah selama proses evakuasi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dua buah derek harus dikerahkan untuk mengevakuasi Bus Sugeng Rahayu yang menabrak pembatas jalan di Jembatan Jurug, Jebres, Solo, Kamis (19/3/2026) dini hari.
Bus tersebut posisinya melintang di Jembatan Jurug C, sehingga membuat jalan tak bisa dilewati.
Petugas kepolisian sempat melakukan rekayasa lalu lintas karena jembatan Jurug C tertutup bus.
Jembatan Jurug B menjadi dua arah selama proses evakuasi.
Sekira pukul 05.00 WIB, bus berhasil dievakuasi dan dibawa ke Unit Laka Polresta Solo.
Empat orang diketahui menderita luka-luka akibat insiden ini.
Sementara itu, 25 penumpang selamat diantar ke Terminal Tirtonadi untuk melanjutkan perjalanan.
"Yang 25 (penumpang) akan pulang dan melanjutkan perjalanan. Dari mobil Pamapta Polresta dan mobil Polresta (Solo) mengantar (penumpang) ke Terminal Tirtonadi untuk melanjutkan perjalanan," jelas Wakapolresta Solo AKBP Sigit, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pembatas Jembatan Jurug Solo, 4 Orang Luka-luka Dibawa ke RSUD dr Moewardi
Sedangkan empat orang yang menderita luka-luka dibawa ke RSUD dr. Moewardi untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
“Seluruh korban langsung dibawa ke RSUD Dr. Moewardi untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisinya rata-rata luka ringan,” ungkap Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Surakarta, Iptu Yuli Nurus Yani.
Mereka terdiri dari sopir bus, satu penumpang bus berinisial S,64, warga Wonogiri, serta dua pengendara sepeda motor.
Benturan keras menyebabkan bagian depan bus mengalami kerusakan parah, terutama di sisi pengemudi.
Meski demikian, kendaraan di depan bus berhasil terhindar dari tabrakan karena sopir sempat mengendalikan arah kendaraan.
Diduga Dipicu Motor Berhenti di Jembatan
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh sepeda motor yang berhenti di tengah jembatan.
Dalam satu rangkaian kejadian, terdapat tiga kendaraan yang terlibat.
“Dari pemeriksaan awal, ada tiga kendaraan. Bus Sugeng Rahayu berada paling belakang. Di depannya ada kendaraan lain yang belum diketahui identitasnya di lajur kanan, dan di lajur kiri terdapat sepeda motor yang dalam kondisi berhenti,” ujarnya.
Baca juga: Nasib 25 Penumpang Bus Sugeng Rahayu yang Kecelakaan di Jembatan Jurug Solo : Diantar ke Terminal
Bus yang dikemudikan IT, warga Malang, diduga hendak mendahului kendaraan di depannya melalui sisi kiri.
Namun, manuver tersebut terganggu oleh keberadaan sepeda motor yang berhenti.
“Namun karena di lajur kiri terdapat sepeda motor yang berhenti, sopir bus banting setir ke kanan untuk menghindar. Akhirnya kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan,” jelasnya.
Penyelidikan Polisi Masih Berlangsung
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sejumlah saksi tengah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi secara detail.
“Untuk dugaan sopir ugal-ugalan atau mengantuk, masih dalam proses penyelidikan. Kami akan melihat dari keterangan saksi maupun bukti di lapangan,” tegasnya.
Baca juga: Identitas Pengendara Kawasaki KLX yang Kecelakaan Tunggal di Klodran Karanganyar, Warga Gondangrejo
Selain itu, polisi juga mendalami alasan pengendara sepeda motor berhenti di tengah jembatan karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
“Seharusnya di jembatan tidak boleh berhenti. Itu sangat berisiko. Namun untuk alasan pasti, kami masih menunggu kondisi pengendara membaik untuk dilakukan klarifikasi,” pungkasnya.
Saat ini, unit bus telah diamankan di Unit Laka Satlantas Polresta Surakarta di kawasan Pedaringan sebagai barang bukti.
(*)
| Kisah Di Balik Tergulingnya Truk Muatan Beras 9 Ton Hingga Ringsek di Perempatan Baturono Solo |
|
|---|
| Aksi Heroik Sopir Truk Banting Setir Hindari Tabrak Pemotor di Perempatan Baturono Solo |
|
|---|
| Sopir Bus Sugeng Rahayu Diduga Ugal-ugalan, Polisi Masih Dalami Keterangan Saksi dan Bukti |
|
|---|
| Nasib 25 Penumpang Bus Sugeng Rahayu yang Kecelakaan di Jembatan Jurug Solo : Diantar ke Terminal |
|
|---|
| Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pembatas Jembatan Jurug Solo, 4 Orang Luka-luka Dibawa ke RSUD dr Moewardi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Dua-buah-derek-harus-dikerahkan-untuk-mengevakuasi-Bus-Sugeng-Rahayu-di-Jembatan-Jurug.jpg)