Pariwisata
Long Weekend, Okupansi Hotel di Solo Tembus 85 Persen, Libur Idul Adha Justru Sepi
Okupansi hotel Solo mencapai 85 persen saat long weekend, jauh di atas libur Idul Adha yang hanya 50 persen.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Tingkat okupansi hotel di Solo saat libur Idul Adha 2026 hanya sekitar 50 persen, tidak mengalami kenaikan signifikan dibanding hari biasa.
- PHRI Solo menyebut capaian tersebut lebih rendah dibanding beberapa tahun lalu yang sempat mencapai 70 persen saat libur Idul Adha.
- Sebaliknya, long weekend 29 Mei–1 Juni 2026 mendongkrak okupansi hotel Solo hingga 85 persen, bahkan sejumlah hotel dilaporkan penuh.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Tingkat okupansi hotel di Solo melonjak hingga 85 persen selama libur panjang akhir pekan pada 29 Mei hingga 1 Juni 2026.
Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan saat libur Idul Adha yang hanya berada di kisaran 50 persen.
Humas PHRI Kota Solo, Wening Damayanti, mengatakan kondisi pada libur Idul Adha tahun ini belum memenuhi ekspektasi para pelaku usaha perhotelan dan restoran di Kota Bengawan.
Menurut data PHRI Kota Solo, tingkat okupansi hotel saat libur Idul Adha tidak mengalami kenaikan signifikan dan masih berada pada level yang sama seperti hari-hari biasa.
"Jadi untuk libur Idul Adha kemarin cenderung tidak ada kenaikan signifikan. Karena letak liburnya masih di tengah minggu terkait dengan okupansi," ungkap Wening, Senin (1/6/2026).
Libur Idul Adha Belum Dongkrak Hunian Hotel
Wening menjelaskan, beberapa tahun lalu libur Idul Adha mampu mendorong tingkat okupansi hotel dan restoran di Solo hingga mencapai 70 persen.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, angka tersebut terus menurun dan rata-rata hanya berada di kisaran 50 persen.
"Kalau di Idul Adha belum bagus, masih seperti city okupansi biasanya. Kalau dulu bisa sampai 70 persen, kalau sekarang ya paling 50 persen," lanjutnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum libur Idul Adha belum mampu menjadi pendorong utama kunjungan wisatawan ke Solo, terutama karena jadwal libur yang berada di tengah pekan.
Long Weekend Jadi Pendorong Kenaikan Okupansi
Berbeda dengan libur Idul Adha, periode long weekend yang berlangsung sejak Jumat (29/5/2026) hingga Senin (1/6/2026) justru memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan dan kuliner di Solo.
Wening mengatakan peningkatan okupansi mulai terlihat sejak Jumat dan terus meningkat hingga mencapai puncaknya pada akhir pekan.
"Tapi mulai mendekati akhir pekan mulai hari Jumat mulai naik, Sabtu sampai hari ini puncaknya. Hari ini mulai ada cek out," kata Wening.
Berdasarkan data PHRI Solo, rata-rata okupansi hotel selama long weekend mencapai 85 persen.
Bahkan, sejumlah hotel dilaporkan mengalami tingkat hunian penuh.
| Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 1 Juni 2026 : Ada Tambahan Perjalanan Hari Libur Nasional |
|
|---|
| Masih Misteri, Identitas Dua Kelompok yang Bentrok di Banyudono Boyolali |
|
|---|
| Tak Hanya Kaca Pecah, Motor Pelanggan Indomaret Banyudono Boyolali Juga Rusak akibat Bentrok Massa |
|
|---|
| Kesaksian Warga soal Bentrok di Banyudono Boyolali, Dua Pelanggan Sempat Terjebak di Dalam Toko |
|
|---|
| Agenda Solo Hari Ini Senin 1 Juni 2026 : Ada Event Spesial Jazz Triwindu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-di-jalan-Prof-Suharso-Laweyan-Solo-sekitar-Hotel-Alila-Jumat-812026.jpg)