Perebutan Tahta Keraton Solo
Kirab Malam 1 Suro 2026 Berpotensi Digelar Dua Kubu Keraton Solo, Tedjowulan Minta Saling Rukun
KGPHPA Tedjowulan berharap dua kubu Keraton Solo rukun agar Kirab Malam 1 Suro 2026 berjalan aman dan kondusif.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- KGPHPA Tedjowulan berharap dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta menjaga kerukunan agar Kirab Malam 1 Suro 2026 berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
- Kedua kubu dipastikan akan menggelar Kirab Malam 1 Suro pada 16 Juni 2026, meski hingga kini belum tercapai kesepakatan bersama.
- Kubu Tedjowulan mengkhawatirkan potensi dinamika saat dua kelompok bertemu di lokasi dan waktu yang sama selama prosesi adat berlangsung.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – KGPHPA Tedjowulan berharap dua kubu di Keraton Kasunanan Surakarta dapat menjaga kerukunan menjelang pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Juni 2026.
Harapan tersebut disampaikan di tengah kepastian bahwa kedua kubu akan menggelar prosesi adat pada tanggal yang sama.
“Itu dia yang menjadi perhatian Gusti Tedjowulan. Harapan beliau rukun kompak. Kalau kemarin itu kan Grebeg Besar okelah dua tanggal. Tapi kalau Malam 1 Suro tidak bisa dua tanggal,” ujar juru bicara Pelaksana Keraton Solo, KP Pakoenagoro, Kamis (4/6/2026).
Menurut Pakoenagoro, Tedjowulan menaruh perhatian besar terhadap situasi di internal Keraton Kasunanan Surakarta.
Ia berharap perbedaan yang selama ini terjadi tidak mengganggu pelaksanaan tradisi budaya yang menjadi salah satu agenda penting masyarakat Solo setiap tahunnya.
Belum Sepakat
Meski demikian, hingga saat ini kedua kubu belum mencapai kesepakatan terkait pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro.
Kondisi tersebut membuat pihak Tedjowulan mengkhawatirkan potensi dinamika di lapangan apabila dua kelompok bertemu dalam waktu dan lokasi yang sama.
“Artinya bertemu kan kalau masih ada kepentingan personal atau kelompok lebih dari 1 kelompok bertemu di satu malam di satu tempat dinamikanya cukup mengkhawatirkan,” jelasnya.
Baca juga: Potensi Dua Kirab Suro Beda Kubu Keraton Solo, GKRP Timoer : Selain dari PB XIV Purbaya itu Makar
Dua Kirab Beda Kubu
Sebelumnya, kedua kubu Keraton Kasunanan Surakarta sama-sama mengonfirmasi akan menggelar Kirab Malam 1 Suro pada 16 Juni 2026.
Kepastian itu disampaikan oleh pihak Pelaksana Keraton Solo KGPHPA Tedjowulan maupun kubu PB XIV Purbaya.
Sementara itu, Pengageng Sasana Wilapa PB XIV Purbaya, GKRP Timoer Rumbay Kusuma Dewayani, menegaskan pihaknya tidak ingin menanggapi rencana kegiatan yang dilakukan di luar bebadan Sinuhun Pakubuwono XIV.
“Kami tidak mau menanggapi kubu sebelah atau apa pun. Menurut saya keraton sudah ada raja dimana rajanya PB XIV adik bungsu saya. Itu sudah cukup saya tidak mau menanggapi siapa pun yang di luar bebadan Sinuhun Pakubuwono XIV yang akan melakukan apa pun saya tidak ingin menanggapi karena itu adalah makar,” ungkapnya saat ditemui di Sasana Hadi.
(*)
Keraton Kasunanan Surakarta
Kota Solo
Malam Satu Suro
Kirab Malam Satu Suro
PB XIV Purbaya
PB XIV Hangabehi
KGPHPA Tedjowulan
GKRP Timoer Rumbay Kusuma Dewayani
| Potensi Dua Kirab Suro Beda Kubu Keraton Solo, GKRP Timoer : Selain dari PB XIV Purbaya itu Makar |
|
|---|
| Karut Marut Perebutan Tahta Keraton Solo, Baliho Kubu Hangabehi Berujung Laporan Polisi |
|
|---|
| Tedjowulan Dorong Audit Pusaka, GKRP Timoer : Aset Milik Pewaris Tahta Keraton Solo |
|
|---|
| Alasan GKRP Timoer Siap Tempuh Jalur Hukum, Anggap Baliho PB XIV Hangabehi di Solo Bermuatan Hoaks |
|
|---|
| BREAKING NEWS : Polemik Baliho PB XIV Hangabehi di Gladak Solo, GKRP Timoer Siap Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sebanyak-17-pusaka-diarak-dalam-tradisi-Kirab-Pusaka-Malam-1-Suro-2.jpg)