Selebrasi Lokal 2026
Sambut Piala Dunia 2026, 48 Bendera Peserta Dipajang di Museum Titik Nol Pasoepati Solo
Euforia Piala Dunia terasa di Solo, pendiri Museum Titik Nol Pasoepati memasang sebanyak 48 peserta sepak bola di Solo.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Museum Titik Nol Pasoepati di Solo memasang 48 bendera negara peserta Piala Dunia 2026 untuk menyambut pesta sepak bola dunia yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
- Berdasarkan pantauan TribunSolo.com, sekitar 90 persen bendera sudah terpasang di depan museum.
- Pendiri museum, Mayor Haristanto, mengatakan pemasangan bendera juga menjadi bentuk branding Kota Solo sebagai kota yang peduli dengan Piala Dunia. Ia mengajak masyarakat datang dan berswafoto di lokasi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 48 bendera peserta Piala Dunia 2026 dipasang di Museum Titik Nol Pasoepati di Jalan Kolonel Sugiyono Nomor 37, Kampung Nayu Timur, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (4/6/2026).
Pantauan TribunSolo.com di lokasi pada pukul 08.00 WIB, sejumlah bendera sudah terpasang di depan museum.
Terlihat bendera-bendera seperti Amerika Serikat, Meksiko, Argentina, Kroasia, Australia, Inggris, dan negara peserta Piala Dunia lainnya sudah terpajang di lokasi.
Bendera-bendera itu ditempel di tampah menggunakan staples.
Pendiri Museum Titik Nol Pasoepati, Mayor Haristanto terlihat menyelesaikan pemasangan bendera yang belum ditempel menggunakan staples.
Bendera-bendera tersebut kemudian dipasang pada rangka besi dan diikat menggunakan kawat.
Saat ditemui wartawan, Mayor Haristanto mengaku telah merancang dan membuat instalasi tersebut sejak satu minggu lalu.
"Ini baru seminggu yang lalu, eksekusi. Proses seperti biasa, kita punya besi, tampah, kita eksekusi," kata Mayor Haristanto, Kamis (4/6/2026).
Mayor mengatakan pemasangan bendera peserta Piala Dunia 2026 ini dilakukan untuk menyambut pesta sepak bola dunia yang digelar empat tahun sekali.
Kota Peduli Piala Dunia
Ia mengatakan bendera-bendera itu akan dipajang selama gelaran Piala Dunia berlangsung dan mengajak masyarakat untuk mengabadikan momen di depan karya tersebut.
Mayor menambahkan, selain menyambut Piala Dunia 2026, pemasangan bendera itu juga menjadi bentuk branding Kota Solo sebagai kota yang peduli dengan Piala Dunia.
Baca juga: Di Karanganyar, Legenda Persik Kediri Taruh Perancis dan Portugal Sebagai Jagoan di Piala Dunia 2026
"Piala Dunia tinggal menghitung hari meskipun Indonesia tidak terlibat, tidak masalah karena Piala Dunia akan memunculkan drama yang luar biasa," kata dia.
"Yuk kita rayakan Piala Dunia, ada 48 tim yang bertarung. Ini simbol negara, Indonesia bagian dunia, Solo bagian dunia, silakan selfie," ucapnya. (*)
| Tergerus Persaingan, Toko Jersey Legendaris Bolamania Solo Tutup Setelah Puluhan Tahun Beroperasi |
|
|---|
| Mengenang Toko Jersey Bolamania Tipes Solo, Dulu Jadi Jujugan Pecinta Bola Kini Tinggal Nama |
|
|---|
| Di Karanganyar, Legenda Persik Kediri Taruh Perancis dan Portugal Sebagai Jagoan di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Di Karanganyar, Legenda Persik Kediri Nantikan Aksi Terakhir Messi dan Ronaldo di Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026, Pelatih di Klaten Yakin Tembus Final |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Piala-Dunia-bendera-24.jpg)